Kiradech Aphibarnrat membukukan skor terendah yang pernah ia raih pada ajang yang disokong oleh PGA TOUR.
Performa Kiradech Aphibarnrat tampaknya mulai kembali dengan meyakinkan. Pegolf Thailand ini menikmati permainan yang sangat solid pada putaran ketiga ajang Albertsons Boise Open presented by Chevron, di Hillcrest Country Club. Ia membukukan skor 8-under 63, yang menempatkannya di peringkat T2.
Kartu skornya kemarin diwarnai dengan sebuah eagle, sepuluh birdie, dengan satu souble bogey untuk membawanya hanya terpaut dua stroke dari Scott Gutschewski yang kini memimpin dengan skor total 17-under 196.
”Saya merasa sangat nyaman dengan swing saya,” tutur Kiradech. ”Ada banyak pemikiran yang positif dan banyak hal positif yang saya bawa untuk mengikuti Korn Ferry Tour Finals ini. Pukulan saya ada di sepuluh besar pada 3M Oopen, putting juga 10 besar pada Wyndham (Championship). Ada banyak hal positif juga di sana. Saya hanya ingin ke lapangan dan menikmati bermain golf lagi.”
Pemegang empat gelar European Tour ini telah mengalami dua tahun yang sangat berat pada PGA TOUR. Setelah mengalami cedera lutut yang membuat performanya merosot selama berkepanjangan, ia juga sempat terpapar COVID-19, lalu akhirnya gagal finis di jajaran 125 besar klasemen FedExCup pada akhir Musim Reguler. Itu sebabnya, ia harus mengikuti Korn Ferry Tour Finals untuk mendapatkan kembali kartu PGA TOUR-nya.
Pada ajang Albertsons Boise Open presented by Chevron, yang merupakan turnamen pertama dari tiga ajang Korn Ferry Tour Finals, mantan pegolf No.1 Asian Tour ini bermain dengan skor 67 dan 68 pada dua putaran pertamanya. Namun, ia mencatatkan hasil terbaiknya pada putaran ketiga. Skor 63 ini menjadi skor terendah dalam kariernya selama bertanding pada ajang yang disokong oleh PGA TOUR. Sejauh ini ia telah bertanding pada 85 turnamen PGA TOUR dan 4 ajang Korn Ferry Tour.
Kehadiran istri, ibu, dan adik perempuan yang terbang ke AS bulan lalu menjadi salah satu kunci penting baginya untuk kembali tampil prima.
”Saya mengalami masa yang sulit, tapi rasanya saya sudah bangkit lagi dan merasa nyaman dengan cara saya memainkan bola di lapangan. Saya belum (sepenuhnya) menikmati golf saya dan itu yang berusaha saya lakukan beberapa hari terakhir. Bahkan ketika mendapat double bogey, saya masih memiliki banyak hal positif dan menikmti diri saya pada sisa putaran ini,” ujar pegolf yang berpeluang mendapatkan kembali kartu PGA TOUR jika finis lima besar hari Minggu (22/8) ini.
”Rasanya jadi lebih menyenangkan bisa membuat birdie di lapangan ini. Bisa bersaing jelas sesuatu yang bagus karena sudah lama saya belum pernah berada di papan atas. Saya ingin bermain dan menikmati putaran terakhir. Korn Ferry Tour Finals ini kesempatan bagus bagi para pemain yang kesulitan pada PGA TOUR dan membuka peluang kembali mengikuti Tour terbesar di dunia, yang sekaligus terberat itu.”


