Tom Kim segera memulai debutnya untuk musim 2022-2023 lewat ajang Shriners Children’s Open, ajang PGA TOUR ke-18 dalam kariernya, dan banyak penggemar menantikan aksinya.
Oleh Ben Everill/PGATOUR.com
Wajah Max Homa terangkat tatkala pertanyaan mengenai Tom Kim diajukan kepadanya. Bintang golf terbaru PGA TOUR itu telah memikat hati dunia berkat penampilannya yang penuh energi pada ajang Presidents Cup belum lama ini.
Homa, yang ironisnya menjadi sosok yang meredam semangat Kim pada partai tunggal hari Minggu berkat kemenangannya atas pemuda berusia 20 tahun itu, merupakan salah satu penggemar terberat dari sensasi terbaru asal Korea ini. Kemenangan Homa waktu itu juga ikut memberi kontribusi bagi kemenangan Tim AS atas Tim Internasional, 17,5-12,5.
”Tom jelas bintang rock! Saya pikir, pertama dan terutama, ia pribadi yang luar biasa menyenangkan. Dia punya tampilan yang segar untuk permainan golf, yang sungguh keren. Usianya 20 tahun, jadi itu saja sudah luar biasa baginya bisa bermain di sini,” puji Homa.
(Versi berbahasa Inggris bisa Anda dapatkan dari tautan ini.)
”Keren rasanya melihat dia tampil ke panggung di sana (di Quail Hollow) karena saya tahu dia sudah menampilkan permainan golf yang benar-benar hebat sebelumnya, tapi pada panggung yang besar, ia menanganinya dengan luar biasa.”
”Terkadang saya masih melihat (video kemenangan itu) karena hal tersebut memberi motivasi.” — Tom Kim.
Homa menunjuk beberapa eagle besar pada hari Sabtu di Quail Hollow yang memberi angin bagi Kim dan rekannya untuk menang atas duo Amerika. Putting dari jarak jauhnya di hole 11 yang bisa dicapai dalam satu pukulan membuatnya melempar putter dan berteriak bahkan sebelum bolanya masuk ke lubang.
Lalu, sebagai tambahan, ada putt birdie dari jarak 3 meter di hole 18 pada partai fourball menghadapi pasangan dominan Xander Schauffele dan Patrick Cantlay, yang Kim sendiri saksikan kemudian melalui YouTube beberapa kali sejak turnamen itu.
”Saya sering menontonnya lagi. Terkadang saya masih melihatnya karena hal tersebut memberi motivasi,” ujarnya sambil tertawa. ”Saya selalu punya semangat demikian dalam diri saya.”
Setelah berstatus juara pada ajang Wyndham Championship musim lalu, ajang Shriners Children’s Open pekan ini menjadi ajang PGA TOUR ke-18 dalam kariernya. Meskipun tidak punya sejarah bermain di TPC Summerlin, Kim menjadi salah satu favorit juara pada pekan ini.
Juara Major yang kini menjadi analis Paul Azinger sudah menyebutnya sebagai pemain yang berpotensi menjadi No.1 Dunia dan menjadi salah satu pemain favoritnya. Tentunya, Kim sudah menarik kartunya sendiri.

Ketika mengambil kopi di warung setempat di dekat TPC Summerlin pada Rabu pagi, reporter ini terlihat mengenakan kredensial PGA TOUR dan polo Tim Internasional, yang lekas membangkitkan pertanyaan dari para penggemar golf yang mengantri di jalur yang sama.
”Apakah Anda ke sini untuk ajang Shriners? Anda kenal Tom Kim? Kami tak sabar bisa ke lapangan dan melihatnya bermain akhir pekan ini,” seorang pria paruh baya dengan penuh semangat berujar sembari membawa latte-nya.
”Putra saya bermain golf junior dan sudah meninju udara dan berteriak seperti dia (Tom) dalam beberapa pekan ini. Jangan beri tahu gurunya, tapi saya akan membeli tiket untuk hari Jumat untuk memastikan dia bisa menontonnya.”
Dan energinya juga menyebar.
”Meskipun bermain golf secara kompetitif dan untuk itulah kami memainkannya, sebagian dari olahraga ini bersifat hiburan, dan saya rasa ia punya dorongan ekstra untuk lebih menghibur dan disukai dan seseorang yang Anda inginkan untuk meraih sukses,” Homa menambahkan.
”Tom Kim bermain luar biasa sepanjang pekan (Presidents CUp). Dia menjadi katalis bagi timnya, saya merasakannya.” — Max Homa.
”Bisa mengikuti Presidents Cup dalam usia semuda itu saja sudah gila buat saya. Dia bermain luar biasa sepanjang pekan. Dia menjadi katalis bagi timnya, saya merasakannya. Emosinya juga keren.”
Kim dan Homa dipasangkan dalam satu grup dalam dua putaran pertama pekan ini, bersama pemain Presidents Cup lainnya, Kim Siwoo, rekan Tom dalam partai sore yang bernilai di Charlotte itu. Tak diragukan lagi, ketiganya akan menghibur dengan banyak birdie.
Pertanyaannya bagi Tom Kim sekarang ialah bagaimana ia menangani ketenarannya yang baru ini. Dalam usia yang masih begitu beliau, bisakah ia mempertahankan kecintaan dan kesenangannya terhadap olahraga yang kerap menjadi perjuangan berat? Akankah ketenaran itu memengaruhi benaknya?
Ia menegaskan tidak akan lekas berpuas diri. Ia sadar bahwa rekening banknya sekarang bisa membuatnya bersikap demikian, tapi Kim mengidolakan Tiger Woods dan Michael Jordan untuk pola pikir tak pernah puas yang selalu mereka bawa. Ia berniat melakukan hal serupa.
”Luar biasa melihat bagaimana orang-orang mulai mengenali saya, dan rasanya sungguh luar biasa, dan saya sungguh menghargainya,” tutur Kim merendah, jelang memulai kampanyenya untuk musim 2022-2023. ”Namun, saya merasa tidak ada yang benar-benar berubah. Tiger meraih 82 kemenangan PGA TOUR. Sampai saya menjuarai 83 gelar, akan sulit bagi saya untuk berpikir sedikit berbeda.”

Kematangan yang sedemikian dari pribadi yang demikian muda, khususnya dengan perhatian luar biasa yang bergerak di sekitarnya saat ini.
”Banyak orang yang memberi tahu saya, hei, kamu sekarang pemain bintang, hal-hal seperti itu, tapi saya malah bertanya, apakah saya bintang besar?” ujar Kim. ”Saya sudah mengikuti Presidents Cup, memang hebat, saya juga menang sekali. Namun, masih ada pemain, seperti Justin Thomas, Jordan Spieth … masih banyak yang harus saya kerjakan.”
Begitulah ia tampil pekan ini lantaran merasa lapangannya akan sangat sempurna untuk permainannya. Dan ia berniat bermain pada ajang ZOZO CHAMPIONSHIP di Jepang pekan depan dan THE CJ CUP di South Carolina pekan depannya lagi. Akankah ia masih memiliki senyum tembam sepanjang jadwal perjalanan yang intens itu? Sepertinya ya karena ia tahu energinya hampir menjadi senjata rahasianya.
”Saya belajar menikmatinya sebagai hal terbesar karena sering kali akan terasa sulit melakukan perjalanan dan berpindah-pindah tiap pekan, dan kadang-kadang tidak mendapat makanan yang tepat atau hal-hal seperti itu,” ujar Kim lagi.
”Namun, saya menikmati banyak hal di luar sana, dan saya menyukai golf, dan saya suka berlatih. Mencurahkan fokus untuk menikmatinya mungkin menjadi pelajaran terbesar yang saya peroleh.”


