Lee-Anne Pace membawa timnya memimpin pada hari pertama gelaran kompetisi beregu nan unik, Aramco Team Sereis London.
Kombinasi empat pemain dalam satu tim menciptakan dinamika tim yang menarik, dan terbukti menjadi kunci keberhasilan Tim Pace memimpin ajang Aramco Team Series London pada hari pertama.
Kompetisi beregu yang memadukan tiga pegolf profesional dan seorang pegolf amatir dalam satu tim ini memang bukan hal yang baru. Ajang ini diselenggarakan untuk pertama kalinya pada bulan November 2020 lalu. Namun, kembalinya ajang ini dengan seting Centurion Golf Club, sebuah lapangan yang berada di luar Kota London, jelas menjadi suguhan tontonan yang sangat menarik.
Kombinasi profesional dan amatir itu juga terbukti membantu. James Carson Heard, yang menjadi pemain amatir dalam Tim Pace ikut memberi kontribusi ketika birdie yang ia bukukan di hole terakhir membantu tim yang dipimpin oleh pegolf Afrika Selatan Lee-Anne Pace membukukan skor total 16-under. Salah satu pegolf profesional dalam tim ini, Anne-Lisa Caudal juga ikut mencatatkan birdie di hole pamungkas itu untuk memastikan tim ini memulai hari pertama dengan sangat solid.
Sang kapten sendiri, Pace, tampil cemerlang dengan menorehkan permainan tanpa bogey dan mencatatkan lima birdie untuk skor 5-under 68.
”Sungguh menyenangkan bisa bermain dalam format ini. Anda seakan hanya perlu melakukan semua pukulan dan mengincar birdie. Saya pikir (format) ini menginspirasi saya,” tutur Pace, yang mengawali Ladies European Tour musim 2021 dengan kemenangna ini.
Pegolf profesional ketiga dalam timnya, Carolin Kauffmann, juga tampil cemerlang dan menorehkan skor 3-under 73, di lapangan Centurion Golf yang dimainkan sebagai lapangan 73 par ini.
”Carolin memasukkan banyak putt, Anne-Lise juga melakukan chip-in di hole terakhir dan pemain amatir kami, James, juga membuat tiga birdie di sembilan hole terakhir, jadi skor-skor tersebut sangat besar artinya bagi kami.”
Pace dan teman-teman harus mempertahankan performa mereka, mengingat Tim Simmermacher menempel mereka dengan selisih hanya satu stroke. Tim yang dipimpin oleh pegolf Argentina Magdalena Simmermacher ini menorehkan skor 15-under. Sang kapten sendiri bermain 3-under 70, dengan pegolf Finlandia Karina Kukkonen mencatatkan skor 4-under 69. Marta Martin yang bermain even par, serta Ines Hellmayr sebagai pemain amatir dalam tim ini juga memberikan kontribusi yang cukup untuk menjaga peluang.
Seperti halnya tahun lalu, kompetisi ini tidak hanya menjadi kompetisi beregu, tapi juga individu. Pada akhir putaran pertama, tiga pegolf berbagi posisi teratas. Mereka adalah Kelsey Macdonald asal Skotlandia, Leonie Harm dari Jerman, dan pegolf Belanda Anne Van Dam, yang sama-sama menorehkan skor 6-under 67.
Pemenang Big Green Egg pekan lalu, Stephanie Kyriacou memulai kompetisi individu dengan torehan 3-under 70. Sementara juara bertahan Emily Kristine Pedersen dan pegolf No.9 Dunia Lexi Thompson memulai dengan catatan even par 73.
Sebanyak total 36 tim dibentuk untuk kompetisi beregu yang memperebutkan total hadiah senilai US$1 juta ini. Aramco Team Series ini sendiri menjadi inovasi baru menyusul format serupa yang dilakukan tahun lalu di Arab Saudi. Tahun lalu ajang ini dimainkan dalam dua pekan berturut-turut di mana kompetisi beregu dan kompetisi individual dipertandingkan dalam pekan yang berbeda. Kali ini kompetisi berlangsung secara paralel, namun akan menjadi rangkaian turnamen empat seri.
Setelah seri pertama di London, Aramco Team Series akan menuju ke Spanyol di La Reserva Club De Sotogrande pada 5-7 Agustus. Lalu pada 14-16 Oktober, panggung akan beralih ke New York dengan lokasi yang masih akan ditentukan kemudian. Seri terakhir akan kembali dilangsungkan di Royal Greens Golf & Country Club di Riyadh.


