Yuan Yechun dan Dou Zecheng mengincar posisi teratas pada ajang pamungkas Korn Ferry Tour.

Dua pegolf asal China Carl Yuan Yechun dan Marty Dou Zecheng siap bertarung untuk menjadi No.1 di kancah Korn Ferry Tour. Mereka berniat menggusur Paul Haley II yang kini memuncaki klasemen teratas Korn Ferry Tour musim 2022 ini lewat turnamen terakhir yang dimainkan di Victoria National Golf Club, di Newburgh, Indiana pekan ini.

”Posisi ini sangatlah berarti,” tutur Yuan, yang tergusur dari takhta teratas itu menyusul ajang terakhir Korn Ferry Tour Final pekan lalu.

Meski Yuan dan Dou sudah sama-sama mengamankan kartu PGA TOUR lewat musim reguler, pemain yang berhasil menghuni peringkat teratas setelah Korn Ferry Tour Championship presented by United Leasing & Finance pekan ini bakal mendapat hadiah yang tak kalah penting. Pemain tersebut berhak mengikuti ajang terbesar PGA TOUR, yaitu THE PLAYERS Championship dan mengikuti ajang Major, U.S. Open.

”Saya bersemangat memiliki kesempatan menjadi No.1, yang membuktikan kalau saya sudah bermain dengan baik. Itulah yang kami perjuangkan sepanjang tahun. Bisa memiliki jadwal sendiri untuk musim depan … sangatlah penting agar Anda tidak harus mengalami pergeseran atau menunggu sebagai pemain alternatif dalam sebuah turnamen. Sangat berarti jika bisa mendapatkan hal tersebut dalam tahun pertama saya,” tutur Yuan, yang sempat meraih posisi teratas menyusul kemenangannya pada ajang Chitimacha Louisiana Open bulan Maret 2022 lalu.

Rekan senegaranya, Dou, yang kini menghuni peringkat ketiga, justru mengambil sikap berbeda. Ia tidak ingin menciptakan tekanan bagi dirinya sendiri. ”Menjadi No.1 tentulah penting. Namun, menurut saya hal itu tidak menjadi target besar buat saya. Sudah tentu menjadi kehormatan karena belum pernah ada pegolf China yang meraih hal tersebut sebelumnya,” tutur pegolf berusia 25 tahun asal Henan, yang telah lima kali menembus sepuluh besar ini.

”Carl dan saya memiliki kesempatan yang bagus, tapi target utamanya ialah main bagus pada PGA TOUR. Sebab jika bisa main bagus pada awal musim, Anda sebnearnya bisa bermain pada seluruh turnamen, termasuk Major dan THE PLAYERS.”

Dengan 1.000 poin yang tersedia pekan ini, 16 pegolf teratas dari peringkat saat ini secara matematika berpeluang menjadi No.1. Namun, baik Yuan maupun Dou sama-sama sadar kalau mereka hanya perlu fokus pada permainannya masing-masing.

Yuan, yang musim ini juga mencatatkan tiga kali finis di tempat kedua, berharap finis yang meyakinkan juga bisa diraih oleh Zhang Xinjun dan Li Haotong. Ia berharap kedua pemain ini juga bisa mengikuti langkahnya dan Dou ke PGA TOUR. ”Bakal menjadi sangat bagus bisa melihat beberapa pemain China berlaga pada PGA TOUR musim depan.

”Sejauh ini kami sudah melakukan perjalanan yang sangat baik. … Ketika kami main bagus, kami sama-sama main bagus.” — Dou Zecheng.

”Tentu sangat bagus bisa ada beberapa pegolf China bermain pada PGA TOUR bersama, dan akan menjadi yang pertama kalinya juga tiga pemain (dari China Daratan) bisa lolos,” ujar pegolf berusia 25 tahun asal Dalian ini.

Dou sendiri merasa bersemangat bisa kembali ke PGA TOUR setelah sempat berkompetisi di sana pada tahun 2018. Ia yakin persahabatannya dengan Yuan akan mendorong masing-masing menjadi pemain yang lebih baik.

”Sejauh ini kami sudah melakukan perjalanan yang sangat baik,” tutur Dou. ”Bisa mendapatkan seseorang dari negara yang sama seolah-olah kami sama-sama masuk ke kampus yang sama dan bermain dalam tim yang sama, seperti Sam Burns dan Scottie Scheffler. Ketika kami main bagus, kami sama-sama main bagus.

”Menurut saya, sungguh menarik kami bisa saling bersaing, dan ada pemain lain dari negara yang sama tahun ini, rasanya seperti memberi motivasi lebih buat saya. Saya memikirkan tentang dia, begitu pula sebaliknya. Dan ketika kami bersama, rasanya lebih memotivasi karena Anda bisa menciptakan perbandingan. Saya pikir kami sama-sama ingin mengalami kemajuan.”

Delapan pemain telah melampaui batas 210 poin, yang dimanfaatkan oleh Korn Ferry Tour untuk mencari 17 pemain lainnya dari total 25 yang berpartisipasi, untuk mendapatkan kartu PGA TOUR pekan ini.

Pegolf Asia lain yang berjuang kembali ke PGA TOUR ialah pegolf Thailand Kiradech Aphibarnrat, Staoshi Kodaira dari Jepang, serta duo Korea Kang Sung dan Noh Seungyul. Kodaira yang telah mengantongi satu gelar PGA TOUR berada di peringkat T18 dalam daftar peraih poin pada KFT Finals Eligibility Points. Adapun Noh, yang juga telah menjuarai satu gelar PGA TOUR, ada di posisi T23 dan berpeluang mewujudkan harapannyal.

Seperti halnya Yuan dan Dou, pegolf Korea lainnya, An Byeonghun dan Kim Seonghyeon, yang juga tampil pekan ini, sudah memastikan kartu PGA TOUR mereka lewat musim reguler.