Rookie of the Year 2021 Will Zalatoris mengincar kemenangan dalam debutnya di Asia pada ajang ZOZO CHAMPIONSHIP.
Bintang golf baru asal Amerika Serikat Will Zalatoris berharap bisa meraih kemenangan dalam debutnya di Asia. Pekan ini ia ikut meramaikan ajang ZOZO CHAMPIONSHIP yang bakal digelar di Accordia Golf Narashino Country Club, mulai Kamis (21/10).
Pegolf berusia 25 tahun yang belum lama sukses meraih predikat Rookie of the Year 2021 ini akan menjadi salah satu nama top yang bakal menjadi pusat perhatian ketika PGA TOUR bisa kembali ke Asia sejak gelaran ZOZO CHAMPIONSHIP 2019 dimenangkan oleh Tiger Woods.
Pegolf andalan tuan rumah, yang sekaligus Juara Masters 2021 Hideki Matsuyama juga bakal bersaing pada ajang yang memperebutkan total hadiah sebesa US$9,975 juta (sekitar Rp140 milyar) bersama peraih medali emas Olimpiade Xander Schauffele, peraih dua gelar Major Collin Morikawa, dan pemegang lima gelar PGA TOUR Rickie Fowler. Sebanyak 19 pegolf Jepang, termasuk peraih satu gelar PGA TOUR Satoshi Kodaira, Ryuji Imada, dan pegolf amatir No.1 Dunia Keita Nakajima juga meramaikan ajang eksklusif yang hanya diikuti 78 peserta ini.
Ketika Woods menjuarai gelaran perdana ZOZO CHAMPIONSHIP dua tahun silam untuk menyamai rekor 82 kemenangan PGA TOUR, peringkat dunia Zalatoris berada di luar zona 600 besar. Namun, dalam 12 bulan terakhir, peringkatnya meroket menyusul penampilan memukaunya pada musim lalu. Ia mencatatkan delapan kali finis di sepuluh besar, termasuk finis di tempat kedua pada ajang Masters, di belakang Matsuyama. Performanya pada awal musim 2021-2022 ini juga solid dengan finis di 15 besar pada ajang Fortinet Championship dan Sanderson Farms Championship.
”Saya dengar dari banyak pemain veteran bahwa beberapa green terbaik di dunia ada di Jepang dan hari ini saya melihatnya, tempat ini secara khusus sungguh tanpa cela!”
”(Bisa meraih) kemenangan mungkin akan menjadi momentum pendorong bagi saya. Saya sudah menampilkan permainan golf yang solid belakangan ini. Penampilan saya agak sporadis. Saya pikir permainan di Mississippi (pada ajang Sanderson Farms Championship) bisa merangkum apa yang saya rasakan dalam beberapa pekan di mana bermain biasa-biasa saja lalu bisa mencatatkan skor 61. Jadi, hal positifnya ialah saya bisa bersaing dan meraih kemenangan, terutama ketika datang ke Asia untuk pertama kalinya, dan berharap bisa meraih kemenangan, tentunya merupakan hal yang sangat menyenangkan. Terutama dengan Hideki yang kini menjadi Juara Masters, Tiger yang menyamai rekor kemenangan PGA TOUR terbanyak dalam sejarah, ini ajang yang sangat, sangat keren,” ujar Zalatoris, yang kini berperingkat 31 dunia.
Ia menikmati putaran latihan pertamanya di Narashino. Bahkan ia merasa terpukau dengan kondisi lapangan yang sangat luar biasa, sampai-sampai ia menyejajarkannya dengan Augusta National. Jepang juga bukan negara yang terlalu asing baginya, mengingat ayahnya sering berkunjung ke negara ini untuk urusan pekerjaan. ”Saya selalu ingin datang ke Jepang. Bersama tunangan saya, kami menempatkan negara ini di daftar teratas negara yang wajib kami kunjungi. Sudah tentu saya ingin jalan-jalan dan melihat Tokyo, tapi sayaangnya COVID-19 membuat hal itu sulit dilakukan,” jelasnya lagi.
”Lapangan ini ada dalam kondisi yang luar biasa. Saya dengar dari banyak pemain veteran bahwa beberapa green terbaik di dunia ada di Jepang dan hari ini saya melihatnya, tempat ini secara khusus sungguh tanpa cela! Saya main sembilan hole dengan Harry Higgs dan kami membandingkannya dengan beberapa lapangan yang sudah kami mainkan di Amerika dan menyenangkan bisa membandingkan dengan, misalnya, kami membahas Olympia Fields, Augusta. Bisa bermain di lapangan seperti ini jelas sangatlah keren karena bisa membandingkan dengan berbagai lapangan dan kami memilih beberapa lapangan terbaik di Amerika dan membandingkannya dengan lapangan ini.
”Ketika melangkah ke driving range, Anda bisa melihat betapa sempurna semuanya, dan green-nya luar biasa licin dan beberapa dari kami membandingkannya dengan Augusta karena slope dan licinnya green di sini.
”Saya tak sabar untuk bertanding pekan ini. Ajang ini sudah sangat saya nantikan untuk beberapa waktu lantaran saya belum pernah ke Jepang. Saya memang selalu ingin ke Jepang, tapi pada dasarnya inilah negara nomor satu yang ingin saya kunjungi selama beberapa waktu. Saya merasa bersemangat bisa ke sini pekan ini.”

