Hideki Matsuyama mencatatkan skor 36 hole terbaiknya selama mengikuti ajang THE PLAYERS Championship.

Permainan bersinar yang ditunjukkan pegolf China Taipei C.T. Pan ternyata diikuti oleh wakil Asia lainnya. Pemegang sembilan gelar PGA TOUR asal Jepang Hideki Matsuyama kembali bermain solid dan menempati posisi yang bagus untuk bersaing pada ajang THE PLAYERS Championship.

Meski masih bermain dalam kondisi punggung yang cedera, Matsuyama berhasil kembali membukukan skor 69 dan kini mengoleksi 6-under pada ajang flagship PGA TOUR yang menyediakan total hadiah US$25 juta ini.

Pegolf yang menjuarai Genesis Invitational bulan Februari lalu ini memang memainkan sembilan hole pertamanya, yang dimulai dari hole 10, dengan membukukan bogey di hole 14 dan 15. Namun, ia berhasil main jauh lebih bagus di sembilan hole berikutnya dengan menorehkan lima birdie untuk membantunya mencatatkan skor total 138. Skor total 6-under ini sekaligus menjadi rekor skor terendah 36 hole baginya selama mengikuti ajang THE PLAYERS ini.

”Permainan saya bukanlah yang terbaik di sembilan hole pertama itu. Namun, birdie di hole 1 dan melanjutkannya dengan birdie lainnya di hole 2 rasanya menyenangkan. Di hole 3 itu saya kembali beruntung dan setelah tiga hole itu saya bisa lebih mengamankan posisi saya dari batas cut dan bermain lebih lepas,” tutur pegolf yang kini menjadi pegolf kelahiran Asia dengan gelar PGA TOUR terbanyak ini.

”Saya pikir kalau bisa main bagus besok, saya bisa berada di sekitar jajaran atas papan klasemen.” — Hideki Matsuyama.

Sejak pertama kali melakoni debutnya di The Stadium Course, di TPC Sawgrass pada tahun 2014, Matsuyama telah delapan kali mengikuti THE PLAYERS dengan hanya dua kali gagal melangkah ke dua putaran final. Tiga di antaranya ia tuntaskan dengan berada di sepuluh besar. Setelah tahun 2016 finis T7 dan T8 pada tahun 2019, ia mencatatkan finis terbaiknya tahun 2023 lalu dengan sendirian berada di peringkat kelima.

”Saya pikir kalau bisa main bagus besok, saya bisa berada di sekitar jajaran atas papan klasemen,” tandas Matsuyama.

Sementara itu, Juara PLAYERS 2017 Kim Siwoo juga melangkah ke akhir pekan dengan skor total 3-under setelah membukukan skor 71 berkat empat birdie dan tiga bogey. Rekan senegaranya, Im Sungjae (72) juga lolos cut dengan skor total 2-under setelah menorehkan tige birdie, satu bogey, dan satu double bogey.

Adapun pegolf No.5 Dunia Wyndham Clark kini menjadi salah satu pegolf paling tangguh saat ini setelah meraih tiga kemenangan hanya dalam rentang sepuluh bulan, termasuk kemenangannya pada ajang AT&T Pebble Beach Pro-Am bulan Februari lalu. Dengan kembali menorehkan skor 65 di TPC Sawgrass, ia menjadi pegolf pertama dalam sejarah THE PLAYERS yang memainkan dua putaran pertama dengan menorehkan skor 65 atau lebih baik.

”Saya benar-benar memperhatikan bagaimana Scottie bermain tahun ini dan tahun lalu, dan saya memanfaatkan dia sebagai sosok yang mesti saya kejar ….” — Wyndham Clark.

Pegolf Amerika ini mengaku ia hanya berusaha mengimbangi pegolf No.1 Dunia Scottie Scheffler, yang pekan ini berstatus juara bertahan. Clark sendiri finis di belakang Scheffler pada ajang Arnold Palmer Invitational presented by Mastercard pekan lalu.

”Saya benar-benar memperhatikan bagaimana Scottie bermain tahun ini dan tahun lalu, dan saya memanfaatkan dia sebagai sosok yang mesti saya kejar dan dia bermain sangat baik tiap pekan. Jadi, target saya ialah berusaha konsisten dan dengan jadwal kami sekarang, Anda seakan hanya bermain dalam ajang-ajang yang besar, jadi ada aspek (turnamen) itu juga,” jelas Clark.

Scheffler sendiri sempat mendapatkan perawatan di tengah putaran keduanya setelah lehernya sempat kaku. Ia akhirnya hanya bermain dengan skor 69 dan kini tertinggal enam stroke di belakang Clark. ”Saya melakukan pukulan di hole kedua dan merasa ada sesuatu di leher saya, dan kemudian berusaha melakukan pukulan tee di hole 12, dan saat itulah saya sangat kesulitan melakukan downswing. Jadi, saya mendapat sedikit perawatan, sedikit melemaskan leher, tapi bisa dibilang sepanjang hari ini saya berjuang keras untuk melakukan backswing,” tutur Scheffler.

”Saya berjuang sebisanya untuk bisa bersaing dalam turnamen ini, dan berharap (leher saya) bisa lebih lemas dan saya bisa melakukan swing dengan normal lagi besok. Dari permainan saya di lapangan, rasanya di leher ini, saya tidak yakin bisa melanjutkan permainan, tapi ya, saya berjuang dengan baik di lapangan!”