Tom Kim mengincar rekor Tiger Woods, yang menjuarai tiga gelar PGA TOUR dalam 23 turnamen yang ia ikuti, lewat ajang The American Express 2023..
Pegolf muda dan bintang baru asal Korea Selatan Tom Kim kini berpeluang mencatatkan sejarah dalam karier golfnya. Ia berpeluang mengikuti jejak Tiger Woods dengan bangkit dan meraih kemenangan pada ajang The American Express hari ini. Jika berhasil menang, Kim akan menyamai rekor Woods yang hanya membutuhkan 23 turnamen untuk memenangkan gelar PGA TOUR ketiganya.
Birdie yang ia masukkan dari jarak 3,6 meter di hole terakhir memastikannya mengemas skor 5-under 67 di PGA West Stadium Course. Skor tersebut membawanya ke peringkat T5 dengan skor total 18-under 198. Ia pun kini terpaut lima stroke di belakang Jon Rahm (65) dan Davis Thompson (67), yang sama-sama menguasai puncak klasemen.
Setelah kemenangannya pada ajang Wyndham Championship dan Shriners Children’s Open tahun lalu menjadikannya sebagai pegolf pertama setelah Woods yang sukses mengemas dua kemenangan sebelum berusia 21 tahun, pegolf muda ini kini menghadapi tantangan besar untuk mewujudkan kemenangan ketiganya. Terutama lantaran ia harus menghadapi Rahm yang sedang dalam performa bagus. Pegolf Spanyol ini sendiri telah mengatasi ketertinggalan tujuh stroke untuk menjuarai Sentry Tournament of Champions dua pekan silam.
Ada motivasi lain bagi Kim untuk bisa meraih kemenangan pada hari Minggu ini. Ia ingin mempersembahkan kemenangang kedua bagi Korea, setelah rekan senegaranya, Kim Siwoo menjuarai Sony Open in Hawaii pekan lalu. Dan jika sukses menang, ia akan mengukir namanya di sejarah golf bersama Woods, yang hanya butuh 23 turnamen untuk menjuarai tiga gelar PGA TOUR.
Usai membutuhkan hanya 32 pukulan, Kim membutuhkan birdie krusial dari bunker di hole 12 untuk memperbaiki catatan dua bogey berturut-turut di dua hole sebelumnya. Ia kemudian mengemas dua birdie lagi di hole-hole terakhirnya, dengan birdie terakhir membuatnya mendorong para penonton untuk menyorakinya dengan riuh.
”Seratus persen!” tegas Kim menilai pentingnya birdie di hole 12 itu. ”Saya berada di posisi yang sulit. Pukulan 2-iron saya dari tee tidaklah baguus. Saya malah memukul ke kiri ke bunker itu, persis 91 meter dan membuat bola saya ada di posisi yang tidak semestinya. Saya sudah berturut-turut mendapat bogey, dua bogey secara beruntun. Melakukan pukulan wedge yang sangat bagus dari bunker itu untuk membuat peluang birdie dan memasukkan putt turut menenangkan saya sedikit untuk melanjutkan permainan di sembilan hole terakhir itu.”
Ia juga mengakui finis dengan birdie ikut menaikkan rasa percaya dirinya menjelang kembai ke Stadium Course untuk putaran final.
”Saya melewatkan beberapa kesempatan di sembilan hole terakhir. Pastinya ada banyak orang di hole 18. Saya hanya ingin melakukan putt yang bagus dan berharap memasukkannya,” tuturnya lagi. ”Sembilan hole yang bagus. Dan sembilan hole terakhir itu agak mengecewakan. Saya menyelesaikan sembilan hole terakhir dengan bermain under, yang merupakan hal yang bagus. Dengan begitu saya berada di posisi yang bagus untuk (putaran final) besok.”
Bintang Korea lainnya Im Sungjae menorehkan tiga birdie di enam hole terakhirnya di La Quinta Country Club untuk mencatatkan skor 68 dan total 17-under. Kini ia berada di posisi T9.
Sementara itu, pegolf Korea lainnya Kim Siwoo (69), An Byeonghun (63), dan Marty Dou (68) asal China juga berhasil lolos cut. Masing-masing menempati peringkat T27 (203), T36 (204), dan T62 (206).
Rahm, yang kini menempati peringkat 4 dunia, sekaligus juara The American Express 2018, berniat untuk menjadi pegolf pertama yang menjuarai lebih dari satu gelar PGA TOUR pada musim 2022-2023 ini, melengkapi kemenangannya di Hawaii tiga pekan lalu. Kala itu ia membalikkan ketertinggalan tujuh stroke untuk meraih kemenangan atas Collin Morikawa.
”Sangat percaya diri menuju putaran final dan sadar bhawa saya hanya mesti bermain dengan skor rendaeh lagi jika ingin mendapatkan peluang untuk menang,” tutur Rahm, yang bermain 8-under dalam 12 hole berkat eagle dan enam birdie, sebelum akhirnya mendapat bogey di hole terakhirnya.


