Sejumlah bintang muda siap beraksi pada The Amundi Evian Championship yang dimulai hari ini. Siapa saja mereka?

Dari panggung Ladies European Tour, sejumlah bintang muda tampil menonjol sepanjang musim 2021 ini. Mereka tak hanya muda, tapi juga menampilkan kualitas permainan layaknya pemain veteran. Beberapa di antaranya bahkan telah tampil sebagai juara, yang bakal memberi modal penting ketika melakoni ajang Major keempat yang segera dimulai hari ini, The Amundi Evian Championship.

Salah satu prospek muda yang menonjol datang dari Slovenia. Dalam karier profesionalnya yang masih sangat muda, pegolf remaja Pia Babnik bakal melakoni debutnya pada kejuaraan ini setelah meraih gelar Ladies European Tour pertamanya, Jabra Ladies Open, yang digelar di The Champion Course, lapangan legendaris di Evian Resort Golf Club yang menjadi sorotan pada pekan ini.

Pegolf yang beralih profesional pada tahun 2020 ini merupakan salah satu bintang muda dengan sederet prestasi mengagumkan. Ketika masih berusia 12 tahun, ia tampil pada ajang CitizenGuard LETAS Trophy 2016, ajang Ladies European Tour Access Series, yang merupakan sirkuit pengembangan dari Ladies European Tour. Dalam ajang profesional tersebut, ia berhasil lolos cut. Dan ia kembali melakukan hal yang sama dalam ajang Ladies European Tour pertamanya, Czech Ladies Open 2019.

Setelah meraih sejumlah prestasi amatir, di antaranya menjuarai Helen Holm Scottish Women’s Open Championship 2019 dengan keunggulan tujuh stroke, Babnik meraih kartu Ladies European Tour setelah lolos Qualifying School. Saat itu usianya baru 16 tahun, dan menjadi pegolf termuda yang mengikuti Qualifying School tersebut.

Musim lalu ia berhasil bermain penuh pada seluruh ajang Ladies European Tour dan menemati peringkat 25 pada Race to Costa Del Sol. Ia finis di sepuluh besar pada ajang Women’s NSW Open dan Czech Ladies Open, serta nyaris menjuarai Lavaux Ladies Open, ajang LET Access Series di Swiss, sebelum akhirnya meraih gelar pertamanya pada Jabra Ladies Open. Kemenangan tak hanya membawanya tampil dalam ajang Major pertama dalam kariernya, tapi juga memberi bekal berharga untuk bersaing dengan para pegolf wanita terbaik dunia.

 

Stephanie Kyriacou saat menjuarai Big Green Egg Open 2021.
Stephanie Kyriacou ikut menjadi salah satu prospek muda ketika The Amundi Evian Championship dimulai Kamis (22/7). Foto: Tristan Jones/LET.

 

”Sungguh luar biasa bisa kembali ke sini. Lapangan ini jauh lebih berbeda karena ini turnamen besar, tapi saya merasa positif karena saya menang di sini sebelumnya. Semua kenangan yang baik muncul ketika saya tiba di sini,” ujar pegolf berusia 17 tahun yang sempat mengikuti Junior Solheim Cup 2019 dan mewakili negaranya pada European Girl’s Team Championship 2017 dan European Ladies’ Team Championship 2018 dan 2019 ini.

”Rasanya luar biasa bisa memainkan turnamen Major pertama. Saya akan berusaha menikmatinya semaksimal mungkin. Ini juga pertama kalinya saya bermain dengan para pemain terbaik di dunia dan tak sabar melihat di mana posisi saya dibandingkan mereka dan apa yang bisa saya tingkatkan.”

Penampilan yang solid sepanjang pekan ini juga akan menjadi modal berharga lainnya bagi Babnik, mengingat setelah ini ia akan menuju ke Tokyo untuk mewakili Slovenia dalam cabang olahraga golf di Kasumigaseki Country Club pada 4-7 Agustus 2021 mendatang.

Bintang muda lainnya ialah Stephanie Kyriacou asal Australia. LET Rookie of the Year 2020 ini beralih profesional menyusul kemenangannya pada Ladies Classic di Bonville bulan Februari 2020 lalu dan, seperti halnya Babnik, akan tampil untuk pertama kalinya pada The Amundi Evian Championship, meskipun ajang ini menjadi Major keduanya setelah ia sempat bertanding pada AIG Women’s Open 2020.

Tahun ini ia juga telah meraih gelar profesional pertamanya dalam statusnya sebagai pegolf profesional. Kemenangannya pada ajang Big Green Egg Open awal bulan Juli lalu mengukuhkan posisinya sebagai prospek muda yang cerah di Eropa. Bahkan saat ini ia berada di peringkat ketiga Race to Costa Del Sol berkat performanya yang cemerlang sepanjang musim ini.

 

Lucie Malchirand dalam putaran latihan menjelang The Amundi Evian Championship 2021.
Lucie Malchirand akan melakoni debutnya pada The Amundi Evian Championship sebagai pegolf profesional. Foto: Tristan Jones/LET.

 

”Saya sangat bersemangat untuk pekan ini. Saya sudah bermain di lapangan ini pada ajang Jabra Ladies Open, yang pasti akan membantu, meskipun kali ini mereka menyiapkan lapangan ini sedikit lebih sulit,” ujar pegolf berusia 20 tahun ini. ”Pada ajang Major tahun lalu saya menyikapinya sebagai sesuatu yang besar, tapi kemudian saya sadar kalau ajang itu hanyalah empat putaran golf yang lain, jadi saya mendapat banyak pengalaman dari kesempatan tersebut.

Lalu, tentu saja, masih ada Atthaya Thitikul. Seperti halnya Babnik, remaja berusia 18 tahun juga telah menjadi pemain sensasional, terutama ketika menjuarai ajang Ladies European Tour dalam usia 14 tahun, lewat ajang Ladies European Thailand Championship 2017—ajang yang kemudian ia menangkan lagi dua tahun kemudian, masih dalam statusnya sebagai pemain amatir.

Dari enam turnamen yang ia ikuti sepanjang musim ini, selalu berhasil finis di jajaran enam besar, dengan finis terburuknya terjadi pada ajang Scandinavian Mixed Hosted by Henrik & Annika. Ia meraih gelar Ladies European Tour ketiganya pada ajang Tipsport Czech Ladies Open, lalu nyaris menang pada ajang Aramco Team Series-London untuk kompetisi individu. Permainannya yang prima itu membawanya kini memuncaki Race to Costa Del Sol, Order of Merit Ladies European Tour.

”Ini pertama kalinya saya mengikuti turnamen Major sebagai pegolf profesional,” ujar Thitikul. ”Saya sangat menantikan bermain di sini. Dan apapun yang terjadi pekan ini, harapan saya ialah belajar sebanyak mungkin.”

Ia sempat mengikuti turnamen ini, ketika masih bernama Evian Championship pada tahun 2017. Kala itu ia menjadi pegolf termuda yang tampil dan berhasi lolos cut.

 

Atthaya Thitikul memimpin Race to Costa Del Sol LET menjelang The Amundi Evian Championship 2021.
Pemimpin Race to Costa Del Sol Atthaya Thitikul bertanding pada The Amundi Evian Championship untuk pertama kalinya sebagai pemain profesional. Foto: Tristan Jones/LET.

 

”Saya hanya ingat hanya ada empat pemain yang bisa mendapat birdie di hole terakhir pada hari kedua dan saya harus mendapat birdie di hole 18 itu agar bisa lolos cut. Saya berhasil dan sukses lolos cut dalam usia 14 tahun. Saya hanya memiliki kenangan yang manis dalam turnamen ini,” ujarnya.

Pegolf remaja lainnya yang akan tampil mulai hari ini ialah pegolf amatir Lucie Malchirand. Pegolf Perancis ini telah mengikuti jejak Caroline Masson, Lydia Ko, Atthaya Thitikul, dan Stephanie Kyriacou yang menjuarai ajang Ladies European Tour dalam statusnya sebagai pegolf amatir. Remaja berusia 18 tahun ini meraih keunggulan satu stroke untuk menjuarai Ladies Italian Open pada akhir Mei lalu.

Pekan ini Malchirand tak lagi bermain dengan status amatir. Ia akan bertanding sebagai seorang profesional, setelah menjadi bagian dari Team Amundi, dan menandatangani kontrak profesionalnya dua hari setelah kemenangannya di Italia.

Sudah tentu masih ada sejumlah prospek muda menarik lainnya. Pegolf Thailand lainnya, Patty Tavatanakit, yang baru berusia 21 tahun, juga telah menciptakan sensasi setelah menjuarai ajang Major, ANA Inspiration pada bulan April. Lalu ada juga pegolf berusia 20 tahun asal Filipina, Yuka Saso, yang sukses menjadi pegolf Filipina pertama yang menjuarai U.S. Women’s Open awal Juni lalu. Sementara pegolf berusia 22 tahun, Nelly Korda, kini menjadi pegolf No.1 Dunia usai menjuarai ajang Major pertamanya, KPMG Women’s PGA Championship akhir Juni lalu.

Bintang-bintang muda ini dipastikan bakal menciptakan pekan yang menarik pada ajang Major yang tahun ini memasuki edisi ke-27 ini.