Matilda Castren berjaya di negeri sendiri untuk meraih gelar Ladies European Tour pertama dalam kariernya.
Untuk kedua kalinya pada kancah Ladies European Tour musim 2021 ini seorang pegolf tuan rumah berhasil meraih kemenangan. Matilda Castren menjadi pegolf kedua setelah Lee-Anne Pace memenangkan ajang Investec South Africa Women’s Open pada pertengahan Mei 2021 lalu.
Alih-alih sebagai kemenangan yang diraih berkat satu putaran mengagumkan, kemenangan pegolf berusia 26 tahun ini menjadi kombinasi tiga putaran solid. Skor even par 71 yang ia peroleh pada putaran pertama berhasil diimbangi dengan skor 2-under 69 pada putaran kedua, sebelum kemudian ia memastikan kemenangan berkat skor 68, yang praktis memberinya kemenangan tiga stroke dari dua pesaing terdekatnya, pegolf India Tvesa Malik dan pegolf tuan rumah lainnya, Ursula Wikstrom.
”Saya sudah mempersiapkan diri saya secara mental agar tidak memiliki banyak ekspektasi dan hanya datang dan memainkan permainan saya dan kalaupun saya tidak menang, dunia belum berakhir bagi saya,” tutur Castren menjelang putaran finalnya.
Pegolf yang baru saja meraih gelar LPGA pertamanya lewat ajang LPGA MEDIHEAL Championship 2021 pada bulan Juni ini memang tidak mengalami akhir dunia pada putaran finalnya. Sebaliknya, ia menciptakan kenikmatan sebuah kemenangan di belahan Samudera Atlantik.
🏆 CHAMPION CASTREN 🏆 @CastrenMatilda rolls in the winning putt to win the #GantLadiesOpen in front of home fans. A special win by a special player 👏🇫🇮
Massive congratulations Matilda, let the celebrations begin 🙌#RaiseOurGame | @golfliitto pic.twitter.com/6T0UMKeH9I
— Ladies European Tour (@LETgolf) July 17, 2021
Meskipun Diksha Dagar menjadi pesaing terdekatnya ketika memulai putaran final, justru rekan senegara Dagarlah yang menghadirkan ancaman. Tvesa Malik berhasil memperkecil jarak dengan Castren ketika berhasil mencatatkan tiga birdie di sembilan hole pertamanya. Sempat tersandung di hole 10, ia kembali menciptakan dua birdie di hole 11 dan 14, sebelum akhirnya bogey di hole 17 memupus harapannya.
Wikstrom juga sempat mengejar dengan bermain 3-under hingga hole 16. Ia membutuhkan finis birdie-birdie di dua hole berikutnya untuk memaksakan play-off, namun bogey di hole 18 juga hanya membuatnya puas berbagi tempat kedua dengan Malik.
Kunci kemenangan Castren tercipta di hole 16 dan 17 ketika ia membukukan birdie di kedua hole tersebut. Keadaan hanya berubah jika ia mendapat triple bogey di hole terakhir, sesuatu yang berhasil ia hindari dengan baik.
”Saya sangat gembira dengan kemenangan ini! Luar biasa menggembirakan. Untuk kemenangan inilah saya datang, dan sungguh sulit mempercayai bahwa saya benar-benar mewujudkannya,” ungkapnya.
”Hari ini pukulan saya sedikit lebih baik, jadi ada beberapa peluang birdie yang saya peroleh. Hanya saja, putting saya tidak sebagus yang saya harapkan, dan saya meleset di beberapa putt jarak pendek, tapi saya berusaha tetap sabar dan yakin bahwa putting saya bakal membuahkan birdie juga, dan demikianlah yang terjadi persis di hole-hole yang tepat.”
Salah satu aspek yang jelas dinikmati oleh semua pemain ialah kehadiran para penggemar yang mewarnai Aura Golf.

”Sungguh menyenangkan bisa melihat banyak orang di sini dan melihat anak-anak kecil juga datang. Ada banyak yang datang menonton, termasuk sanak dan anggota keluarga saya, orang-orang yang sudah lama tidak saya lihat selama beberapa tahun ini,” sambung Castren lagi.
Meskipun telah berstatus juara LPGA, kemenangan pada kancah Ladies European Tour pada pekan ini menjadi sangat penting bagi pegolf Finlandia ini. Kemenangan ini tak hanya memastikan keanggotaan pada sirkuit Eropa itu, tapi juga membuka peluang untuk tampil pada ajang Solheim Cup menghadapi Tim Amerika pada bulan September 2021 nanti.
”Memang sudah target saya pekan ini untuk menjadi anggota LET dengan menjadi juara. Saya juga sudah sejak kecil memimpikan bermain pada Solheim Cup. Itu salah satu target saya pada masa yang akan datang. Tapi semuanya terjadi begitu cepat tahun ini dan bisa dipertimbangkan untuk menjadi anggota Tim Eropa tentu menjadi kehormatan. Semoga saja hal tersebut terwujud, dan saya bisa mewakili Finlandia dan Tim Eropa,” tandasnya.
Bagi pegolf India Tvesa Malik, finis T2 pada pekan ini menjadi pencapaian terbaik dalam kariernya pada Ladies European Tour. Sebelum Gant Ladies Open pekan ini, prestasi terbaiknya ialah ketika berhasil finis T6 pada ajang Hero Women’s Indian Open 2019 dan Jabra Ladies Open 2021.
Pimpinan Race to Costa del Sol Atthaya Thitikul kembali menampilkan performa yang meyakinkan untuk tetap mempertahankan posisinya tersebut. Pegolf berusia 18 tahun ini berbagi peringkat keempat dengan Juara Individual Aramco Team Series London pekan lalu Marianne Skarpnord dan pegolf India Diksha Dagar. Peringkat kedua dan ketiga juga masih ditempati oleh pegolf Finlandia Sanna Nuutinen dan pegolf Australia Stephanie Kyriacou.


