Kim Seonghyeon dan An Byeonghun tampil mengesankan dalam putaran pertama turnamen pembuka musim 2022-2023, Fortinet Championship 2022.

Pendatang baru asal Korea Selatan Kim Seonghyeon menunjukkan keseriusannya menjalani hari pertama bertanding pada ajang PGA TOUR, Fortinet Championship 2022. Skor 6-under 66 yang ia tunjukkan menempatkannya di jajaran atas klasemen sementara, terpaut tiga stroke dari Justin Lower (63).

Delapan birdie yang ia torehkan di Silverado Resort and Spa (North Course) di Napa, California itu menempatkan Kim di peringkat ketiga, bersama rekan senegaranya, An Byeonghun.

Juara bertahan Max Homa, yang akan tampil membela Tim AS pada ajang Presidents Cup pekan depan juga tampil solid dengan menorehkan 7-under 65. Permainan tanpa bogey itu sekaligus membawanya ke peringkat kedua. Sayangnya, masih banyak pemain yang tak dapat menuntaskan putaran pertama mereka kemarin (15/9) lantaran hari telah gelap.

Menyusul keberhasilan meraih kartu PGA TOUR melalui Korn Ferry Tour, Kim langsung memberi kesan meyakinkan pada putaran pertamanya, meskipun mengaku mengalami kegugupan. ”Ya, saya belum pernah merasa segugup ini,” ujar Kim. ”Pastinya di dua hole pertama saya benar-benar gugup, menguji nyali, tapi kemudian saya mendapat birdie di hole 3 dan beberapa birdie lagi setelah itu, saya pun merasa lebih nyaman di lapangan. Benar-benar membawa saya memiliki ritme sendiri.”

Ia sukses memasukkan tiga birdie secara beruntun dari jarak 5,1 meter, 0,6 meter, dan 5,4 meter dari hole 3 dan memainkan sembilan hole terakhirnya dengan lima birdie tambahan, plus dua bogey. Pegolf yang telah menikmati kemenangan pada KPGA Tour dan JGTO ini jelas menjalani mimpinya dengan permainan solid ini.

 

 

”Inilah yang saya mimpikan, segalanya mulai dari set lapangan, benar-benar kelas dunia, termasuk seluruh fasilitas dan kelengkapannya. Saya senang bisa berada di sini, (dan) punya peluang untuk meraih kemenangan saya di sini bisa menjadi target baru,” ujar Kim.

An juga menandakan kembalinya ia ke PGA TOUR dengan solid. Usai kehilangan kartunya pada tahun 2021, ia memastikan kembalia ke sirkuit papan atas ini berkat satu kemenangan dan tujuh kali masuk 25 besar pada Korn Ferry Tour.

”Saya mesti menghargai tiap turnamen dan berusaha memaksimalkan permainan tiap pekannya,” ujar An. ”Putting saya bagus, pukulan saya juga bagus. Saya berjuang dengan baik dan memasukkan sejumlah putt jarak jauh untuk par dan birdie. Belum ada kendala pada permainan saya, jadi secara keseluruhan bisa main 6-under rasanya sangat senang.”

Bagi An, kehilangan kartunya tahun lalu ikut membangkitkan semangatnya. Pegolf yang kini berusia 30 tahun itu mulai berjuang keras memperbaiki permainannya hingga akhir tahun lalu. Ia mulai rajin melatih kebugaran dan mencurahkan berjam-jam di driving range. Ia juga mulai berlatih tinju untuk memberi manfaat kardio dan meningkatkan kecepatan swing dan menambah jarak pukulnya.

”Rasanya saya sedikit lebih baik dari segi teknik. Long game saya sudah lebih mantap dan sedikit lebih akurat, tapi rasanya pola pikir saya juga menjadi sedikit berbeda. Tahulah, kehilangan kartu dan kemudian tahun lalu mengalami perjuangan berat dan semua kenyataan itu menyentakkan saya,” tutur An.

”Saya pikir (kuncinya) hanya terus yakin pada diri sendiri. Rasanya saya masih memiliki permainan (solid). Dengan tim saya, kami selalu bilang kalau bisa terus main seperti yang sudah saya lakukan dan memasukkan sejumlah putt, mendapat sedikit keberuntungan, saya bisa menang. Pekan ini baru pekan pertama, tapi saya akan melakukan hal yang sama, seperti beberapa bulan terakhir dan semoga semuanya berjalan dengan baik dan kami bisa meraih kemenangan.”