Lee Kyounghoon memastikan bersaing pada akhir pekan, di antaranya berkat dua eagle yang ia torehkan pada putaran kedua Travelers Championship.
Untuk pertama kalinya dalam karier PGA TOUR-nya, Lee Kyounghoon meraih dua eagle dalam satu putaran. Kedua eagle itu turut membantunya mencatatkan skor 6-under 64, sekaligus melambungkan peringkatnya ke posisi bersaing setelah putaran kedua ajang Travelers Championship kemarin (25/6).
Pegolf berusia 29 tahun, yang belum lama ini meraih gelar pertamanya lewat ajang AT&T Byron Nelson ini meraih eagle pertamanya di hole 13 par 5 dari jarak 10 meter, kemudian chipping, yang menjadi pukulan keduanya di hole 15 par 4 berhasil masuk dan memberinya eagle kedua. Dengan dua birdie yang sebelumnya ia raih di hole 11 dan 12, Lee mencatatkan skor sembilan hole terendah dalam kariernya.
”Semuanya berjalan dengan baik,” ujar Lee, yang memulai putarna kedua dari hole 10, sambil tersenyum. ”Saya mengawali permainan dengan sangat baik, lalu bisa mempertahankan momentum sampai akhir hari dan mendapatkan putaran yang bagus. Saya dapat birdie, birdie (di hole 11 dan 12) dan eagle, dan satu lagi chip-in eagle. Saya mendapatkan alur permainan yang bagus sehingga bisa menuntaskan putaran ini dengan bahagia.”
Lee tampaknya berhasil menghapus kekecewaan dengan permainannya dalam dua putaran di TPC River Highlalnds ini. Pekan lalu ia, lagi-lagi, gagal lolos cut pada U.S. Open. Padahal ia berniat untuk meninggalkan kesan positif menyusul kemenangan perdananya bulan Mei lalu. Pekan ini menjadi partisipasi ketiga baginya pada ajang Travelers Championship. Ia sempat finis T13 pada tahun 2019, namun harus gagal lolos cut musim lalu.
Ia membagikan rahasia permainannya: ”Putting saya sedang bagus. Saya tak berharap bisa memasukkan putt eagle jarak jauh itu di hole 13. Saya pikir eagle itu menjadi bonus keberuntungan buat saya, dan memberikan energi dan momentum untuk bisa bermain dengan baik. Ketika bisa mendapatkan chip-in untuk eagle, Anda tentu selalu merasa beruntung. Benar-benar sembilan hole pertama yang super buat saya. Semoga saya bisa terus main bagus sampai Minggu nanti,” papar pegolf yang kini berada di peringkat 33 pada klasemen FedExCup.
Skor 64 pada hari kedua ini membuatnya mengumpulkan total 7-under 133 dan peringkat T4, serta memberinya jarak hanya dua stroke dari pimpinan baru asal Australia, Jason Day. Day sendiri tampil memukau dengan skor 62, meskipun mengalami punggung yang kaku. Day, yang kini mengejar kemenangan ke-13 dalam kariernya akan meraih gelar PGA TOUR pertamanya sejak 2018 jika berhasil menang. Ia sendiri kini unggul satu stroke dari Bubba Watson (bermain 66) dan Kramer Hickok (69). Salah satu pimpinan klasemen hari pertama Satoshi Kodaira harus tergeser lantaran kemarin hanya bermain dengan skor 72.
Kodaira sendiri masih bisa menyelamatkan skornya dengan membukukan dua birdie di hole 11 dan 15 sehingga tak sampai membuatnya terlempar dari persaingan. Sebelumnya, ia sempat mendapat double bogey dan dua bogey sehingga harus mencatatkan angka 39 pada kartu skornya di sembilan hole pertamanya. Dengan total skor 5-under 135, ia akan memulai putaran ketiga dari peringkat T20.
Sementara itu, mantan pegolf No.1 Dunia, Day, bermain tanpa bogey dan mencatatkan delapan birdie untuk mengambil alih posisi teratas. Inilah pertama kalinya ia memimpin dalam 36 hole dalam ajang non-Major, sejak AT&T Pebble Beach Pro-Am 2017.
”Terkadang ketika Anda mengalami semacam cedera atau kekakuan, meskipun sedang sakit, terkadang Anda bisa berada di lapangan dan bermain dengan baik. Saya cukup beruntung untuk tidak mengusik permainan saya sendiri. Ada beberapa drive yang saya lakukan dengan berkualitas dan saya pikir permainan tee ke green saya juga cukup solid. Lalu saya bisa memasukkan banyak putt krusial di lapangan. Jadi, itulah yang membuat segalanya berjalan dengan baik,” tutur Day.
Dengan cut-off ditentukan pada skor total 138, sejumlah wakil Asia lainnya harus pulang lebih awal. Kang Sung dan An Byeonghun mencatatkan skor 71, sementara Pan juga harus menyudahi turnamen pekan ini. Skor 67 yang ia torehkan tidak cukup membantu, setelah hanya bisa bermain 72 pada hari pertama. Kim Siwoo dan Anirban Lahiri juga gagal melaju setelah masing-masing mencatatkan skor 4-over dan 5-over.


