Sejumlah generasi bintang golf yang baru telah siap meramaikan panggung AIG Women’s Open mulai 16-22 Agustus 2021 pekan depan.
Panggung golf akbar berikutnya sudah siap menyambut para jawara yang siap menciptakan sejarah dalam ajang Major terakhir tahun ini, AIG Women’s Open, yang kali ini digelar di Carnoustie, Skotlandia mulai 16-22 Agustus 2021 mendatang.
Layaknya The Open Championship bagi kaum pria, AIG Women’s Open ini menjadi salah satu ujian golf terbesar bagi para pegolf terbaik wanita saat ini. Sebanyak 144 pegolf wanita terkemuka dipastikan akan bersaing di panggung Major terakhir tahun ini. Pegolf No.1 pada Rolex Rankings, yang baru saja meraih medali emas Olimpiade Nelly Korda, pemegang tujuh gelar Major dan anggota Hall of Fame Park Inbee, serta pegolf favorit tuan rumah Georgia Hall yang memenangkan Major ini tahun 2018 akan menjadi beberapan ama yang akan tampil. Namun, masih ada beberapa generasi bintang terbaru yang siap mencuri perhatian.
Selain Sophia Popov yang meraih gelar Major perdananya dalam penampilan Major kedua dalalm kariernya, dua pegolf pendatang baru dengan peringkat tertinggi pada LPGA dan Ladies European Tour juga ikut bersaing pada AIG Women’s Open pekan depan. Mereka adalah pegolf Irlandia Leona Maguire, pegolf Amerika Yealimi Noh, dan pegolf Thailand Atthaya Thitikul.
Bagi Maguire dan Thitikul AIG Women’s Open bukanlah panggung yang asing. Keduanya telah memenangkan Smyth Salver, penghargaan yang diberikan kepada pegolf amatir terbaik. Magurire meraihnya pada tahun 2016, sedangkan Thitikul memenangkannya pada tahun 2018 dan 2019. Namun, keduanya kini telah melakoni karier profesional masing-masing dan menempatkan dirinya di jajaran atas.

Maguire dianggap sebagai salah satu pemain spesialis lapangan links setelah beberapa kali sukses menjuarai ajang amatir, termasuk Ladies’ British Open Amateur Championship, Irish Women’s Amateur Close Championship, dan Scottish Women’s Amateur Strokeplay. Mantan pegolf amatir No.1 Dunia menurut World Amateur Golf Ranking ini juga telah dua kali finis sebagai runner-up pada ajang LPGA, termasuk ketika mencatatkan rekor 10-under 61 pada ajang Amundi Evian Championship 2021.
Pegolf berusia 26 tahun itu kini berharap bisa menjadi juara Major wanita pertama dari Irlandia. ”Jelas merupakan mimpi yang menjadi kenyataan jika bisa menjuarai AIG Women’s Open. Saya menyukai golf di lapangan links dan berharap pengalaman sebelumnya pada kejuaraan ini dan di Carnoustie akan menempatkan saya pada posisi yang siap. Para penggemar Irlandia merupakan salah satu kelompok yang sangat berhasrat di dunia dan saya sungguh bangga bisa mendapat kesempatan untuk membawa pulang gelar ini,” ujarnya.
Sementara itu, Thitikul yang baru berusia 18 tahun menjadi salah satu pegolf muda potensial Thailand yang mencuat ke panggung dunia berkat kemenangannya pada ajang Women’s World Amateur Asia-Pacific. Kini ia telah mengoleksi tiga gelar Ladies European Tour, bahkan pada musim ini memimpin Race to Costa del Sol berkat kemenangannya pada ajang Tipsoprt Czech Ladies Open dan lima kali finis di lima besar.
”Saya tidak akan pernah melupakan menjuara Smyth Salver. Prestasi itu menimbulkan perasaan bahwa saya layak berada di antara para pemain terbaik di dunia dan hal itu membantu menyiapkan tahapan berikut dari karier saya. Saya menikmati tahun pertama saya pada LET dan tak sabar bersaing pada AIG Women’s Open, kali ini sebagai pegolf profesional untuk pertama kalinya,” ujar Thitikul.

Noh juga menjadi salah satu pemain yang layak disaksikan, terutama setelah berhasil finis di tempat ketiga pada Amundi Evian Championship 2021. Selain itu, pegolf Amerika ini juga berada di peringkat 31 pada Rolex Rankings.
Namun, tak hanya mereka bertiga saja yang bakal mencuri perhatian. Sebanyak 17 pemain debutan lainnya akan berusaha untuk mengikuti jejak Hinako Shibuno dan Collin Morikawa yang sukses menjuarai Major dalam penampilan pertama mereka.
Salah satunya ialah Matilda Castren dari Finlandia, yang telah memenangkan ajang LPGA dan Ladies European Tour musim ini. Lalu ada juga pegolf 17 tahun asal Slovenia Pia Babnik, yang juga meraih gelar profesional pertamanya lewat ajang Jabra Ladies Open 2021. Babnik juga menjuarai R&A Girls’ Amateur Championship pada tahun 2019.
”Standard peserta sangatlah tinggi, sungguh layak bertanding habis-habisan. Saya sungguh bangga mewakili negara saya di seluruh dunia dan ajang AIG Women’s Open merupakan yang terbesar. Golf di lapangan links sungguh memberikan ujian paling murni, dan saya bersemangat dengan ide untuk menampilkan permainan terbaik agar bisa menang. Saya tak sabar untuk melakoni debut dan membantu menciptakan sorotan pada golf di Finlandia,” ujar Castren.


