Lee Kounghoon mengawali BMW Championship dengan permainan solid, memanfaatkan fairway dan green luas di Wilmington Country Club.

Lee Kyounghyoun benar-benar sadar bahwa tiap pukulan pada ajang FedExCup Playoff sangatlah penting. Pada putaran pertama BMW Championship, yang merupakan ajang FedExCup Playoff kedua, ia mencatatkan skor 3-under 68, yang sekaligus memberinya peluang untuk tampil pertama kalinya pada ajang pamungkas TOUR Championship.

Pemegang dua gelar PGA TOUR ini menorehkan empat birdie dengan satu bogey di Wilmington Country Club, di Delaware untuk berada di posisi T13. Ia berada empat stroke di belakang Keegan Bradley asal Amerika. Pegolf Australia Adam Scott berada sendirian di tempat kedua setelah menorehkan skor 65, sedangkan Harold Varner III, Shane Lowry, dan Justin Thomas menorehkan skor 66.

Pegolf Asia lainnya yang tampil pada pekan ini menuai hasil yang beragam. Im Sungjae dan Hideki Matsuyama, yang sudah pasti melangkah ke TOUR Championship setelah menghuni peringkat 11 dan 15 pada klasemen FedExCup mengawali pekan ini dengan sama-sama menorehkan skor 70. Adapun bintang muda Kim ”Tom” Joohyung yang menjuarai Wyndham Championship dua pekan silam justru bermain even par 71 dan berada di peringkat 42. Pegolf Korea lainnya Kim Siwoo harus meraih hasil mengecewakan lantaran mencatatkan skor 78.

”Saya pikir saya membuka putaran pertama dengan skor yang bagus,” tutur Lee, yang mencatatkan birdie di hole 1, 7, 8, dan 16 dengan bogey di hole 15. ”Saya main bagus di sembilan hole pertama, dan mempertahankan permainan sampai akhir. Meski mendapat bogey di sembilan hole terakhir, saya bisa bangkit dengan birdie di hole berikutnya. Saya merasa bersemangat dengan permainan saya hari ini, dan saya senang.”

Pegolf berusia 30 tahun ini harus kecewa karena gagal menembus turnamen pamungkas PGA TOUR, FedExCup, musim lalu lantaran meraih bogey di hole ke-72 pada ajang BMW Championship. Akibatnya, ia harus terlempar satu posisi di luar 30 besar, yang berhak melaju ke Playoff Finale di East Lake Golf Club di Atlanta.

 

 

Selain itu, pegolf Korea ini juga tengah mengincar posisi 8 besar yang otomatis menjadi bagian dari Tim Internasional Presidents Cup bulan depan, di mana posisi finalnya akan diumumkan setelah berakhirnya BMW Championship hari Minggu ini. Saat ini ia masih berada di peringkat 9.

”Saya mesti main bagus untuk bisa maju ke TOUR Championship. Saya melakukan yang terbaik, tapi saya juga tak ingin memberi tekanan teralu banyak buat diri sendiri. Saya hanya akan fokus pada rencana permainan dan menikmati pekan ini,” tutur Lee, yang sukses mempertahankan gelar AT&T Byron Nelson bulan mei 2022 lalu plus tujuh kali masuk 25 besar musim ini.

Ia merasa bermain di rumah sendiri di lapangan 71 par Wilmington Country Cub, yang menggelar ajang PGA TOUR untuk pertama kalinya dalam sejarah klub ini. ”Pertama-tama saya menyukai lapangan berumput bent grass, dan fairway juga lebar. Saya suka lapangan yang besar dan juga green yang luas yang sangat cocok di mata saya. Sejauh ini saya suka lapangan ini,” tutur Lee.

Sementara itu, Bradley yang telah meraih empat gelar PGA TOUR dan belum meraih kemenangan lagi sejak terakhir menjuarai BMW Championship 2018 berhasil menyamai rekor skor sembilan hole terendah dalam kariernya dengan 29 pukulan dan menuntaskan putaran pertama dengan skor 64, satu stroke lebih baik daripada Scott.

”Saya melakukan putt yang bagus di hole pertama dan terus melanjutkan momentum. Sungguh menyenangkan bermain dengan Adam (Scott). Kami sama-sama main bagus, melakukan banyak pukulan bagus, memasukkan putt. Sungguh luar biasa,” ujar Bradley yang menorehkan delapan birdie.

Setelah berhasil mengikuti BMW Championship setelah finis T5 pada FedEx St. Jude Championship, Scott berpeluang untuk melangkah ke TOUR Championship, ajang yang belum pernah lagi ia ikuti sejak 2019. ”Saya pikir lebih daripada hal lainnya dari Memphis, saya telah menemukan rasa percaya diri untuk meraih hasil yang mungkin tidak berasal dari permainan terbaik saya selama empat hari. Rasanya menyenangkan melangkah di lapangan ketika rasa percaya diri kita terasa sedikit lebih tinggi, dan jelas saya merasa lega hari ini,” tutur Scott.