Li Haotong berniat mengincar kartu PGA TOUR ketika mengikuti Korn Ferry Tour Final, yang dimulai Kamis (18/8) ini.

Menuju Korn Ferry Tour Final dengan kondisi yang lebih rileks dan segar, pegolf China Li Haotong kini bisa lebih siap dalam memulai perjuangannya meraih kartu PGA TOUR hari Kamis (18/8) ini.

Sebenarnya, ia sama sekali tidak mengira bakal bisa mengikuti Albertsons Boise Open di Boise, Idaho dengan poin FedExCup yang ia peroleh sebagai non-anggota. Apalagi setelah ia gagal lolos cut pada The Open Championship bulan lalu. Akan tetapi, dengan pembaruan poin FedExCup Playoff dan Daftar Kelayakan baru-baru ini, Li berhasil lolos dan pada menit-menit terakhir bisa terbang ke AS untuk berjuang memenangkan satu dari 25 kartu PGA TOUR melalui Korn Ferry Tour Final.

”Saya berencana untuk tinggal di rumah sekitar sebulan, dan mesti mengubah rencana itu seketika setelah mendengar kalau saya berhak main,” tutur Li, yang meraih poin FedExCup-nya setelah finis T12 pada Sony Open di Hawaii bulan Januari dan finis T55 pada Genesis Scottish Open bulan lalu.

”Ini peluang bagus buat saya. Saya akan berusaha fokus pada tiap turnamen!”

Li mendapat motivasi ekstra untuk mengulangi permainan yang berhasil melambungkan kembali namanya usai menjuarai BMW International Open di Jerman pada DP World Tour. Rekan senegaranya, Yuan Yechun dan Dou Zecheng sudah secara resmi meraih kartu PGA TOUR musim depan lewat Musim Reguler Korn Ferry Tour. Kedua pemain tersebut juga akan tampil untuk memastikan siapa yang pada akhirnya berhak berada di posisi teratas, sekaligus meraih spot untuk tampil pada THE PLAYERS Championship dan U.S. Open tahun depan.

Li Haotong, Juara BMW International 2022.
Kemenangan Li di Jerman lewat BMW International 2022 pada DP World Tour ikut memulihkan percaya dirinya. Foto: Stefan Heigl/BMW AG.

 

”Luar biasa selamat buat Carl dan Marty (nama Inggris Yuan dan Dou). Sebagai pegolf profesional China, kami saling memotivasi satu sama lain. Saya sangat senang buat mereka dan berharap bisa bersaing bersama mereka. Ini peluang besar buat saya!” ujar Li.

Nama Li mulai terdengar usai menjiarai Order of Merit PGA TOUR Series-China tahun 2014 berkat tiga kemenangannya. Tak lama ia meraih gelar DP World Tour pertama lewat kemenangannya pada Volvo China Open 2016. Ia kemudian mengalahkan Rory McIlroy pada ajang Dubai Desert Classic 2018, sekaligus menjadi pegolf China Daratan pertama yang membela Tim Internasional pada Presidents Cup 2019.

Permainan Li mulai menurun menjelang pandemi COVID-19. Dalam dua tahun itu ia mengalami keterpurukan sampai kemenangan di Jerman belum lama ini mengembalikannya ke jajaran para juara. Kini ia menatap peluang menuju PGA TOUR.

”Target utama saya selalu bermain pada PGA TOUR. Anda bersaing dengan para pegolf terbaik di dunia tiap pekannya. Beberapa tahun terakhir mungkin terasa berat, tapi saya menemukan rasa percaya diri dari kemenangan di Jerman. Saya siap menghadapi tantangan apa pun yang ada di depan saya,” tutur Li.

”Sangat pas bisa mengambil jeda (setelah The Open bulan Juli). Pulang ke China selalu menjadi proses yang membarui saya karena bisa meluangkan waktu dengan teman-teman dan keluarga. Saya masih cukup yakin pada permainan saya, tapi saya tahu kalau jalur ini tidak akan mudah karena semua orang lapar akan kesempatan ini dan saya juga sama. Saya masih fokus pada urusan teknis, tapi yang paling penting, saya ingin tetap yakin dan positif.”

Setelah turnamen pekan ini, Korn Ferry Tour Final akan berlanjut dengan Nationwide Children’s Hospital Championship di Ohio pekan depan, dan berujung pada Korn Ferry Tour Championship presented by United Leasing & Finance di Indiana.