Matsuyama berharap bisa melengkapi koleksi unik lewat ajang Arnold Palmer Invitational presented by Mastercard.
Dengan dua kemenangannya pada turnamen yang dituanrumahi oleh legenda golf Jack Niklaus dan Tiger Woods, kini Hideki Matsuyama berniat untuk melengkapi koleksi uniknya lewat ajang Arnold Palmer Invitational presented by Mastercard.
Juara Genesis Invitational bulan lalu ini telah lebih dulu menjuarai ajang Memorial Tournament presented by Workday, dengan Jack Nicklaus sebagai tuan rumah, pada tahun 2014. Jika bisa menang, ia bakal melengapi koleksi trofi tiga legenda ini.
Sejak Woods menjadi tuan rumah untuk Genesis Invitational, belum pernah ada pegolf yang memenangkan tiga turnamen ini. Dan Juara Masters 2021 asal Jepang ini berniat mengubah sejarah itu.
” … turnamen ini menjadi satu turnamen yang selalu ingin saya menangkan apa pun alasannya, ….”
”Saya merasa permainan saya sedang bagus saat ini, jadi berharap bisa menempatkan diri di dekat pimpinan klasemen pada akhir pekan ini dan berada dalam posisi bisa meraih kemenangan lain,” tutur Matsuyama.
”Tentunya bisa bermain pada PGA TOUR, turnamen ini menjadi satu turnamen yang selalu ingin saya menangkan apa pun alasannya, ini lapangan yang belum pernah saya mainkan dengan baik. Jadi, saya berusaha mencari tahu cara mengatasi masalah-masalah itu, entah artinya berlatih di rumah, di sini di lapangan ini, entahlah. Ini sesuatu yang selalu saya pertimbangkan tiap hari sembari bersiap untuk pekan ini.”
Sebagai salah satu dari delapan Signature Event dalam kalender PGA TOUR musim ini, Arnold Palmer Invitational bisa terasa seperti turnamen yang dimainkan di kampungnya sendiri. Lapangan ini dimainkan di Orlando, dekat dengan domisiliya di Amerika.
Tiga pekan lalu ia menuntaskan puasa gelar dua tahunnya dan menjadi pegolf Asia dengan gelar PGA TOUR terbanyak, sembilan kemenangan. Prestasi ini memecahkan rekor K.J. Choi yang sempat ia pegang bersama. Dan ia mengaku puas bisa kembali ke jajaran para juara, terutama setelah cedera leher yang mengganggu selama beberapa waktu.
”Kalau melihat ke belakang, saya terasa sangat bersemangat soal kemenangan itu (Genesis Invitational).”
”Kalau melihat ke belakang, saya terasa sangat bersemangat soal kemenangan itu (Genesis Invitational),” tutur Matsuyama yang menorehkan skor 62 pada putaran final kala itu. ”Menuju putaran final, saya bisa melakukan hal yang sudah menjadi fokus saya sepanjang pekan. Buat golf saya, putter masih agak kurang maksimal, tapi hampir solid. Saya juga melakukan beberapa pukulan dengan baik dan tergantung bagaimana short game saya di sekitar green akan menjadi pembeda antara bisa finis di posisi yang tinggi atau tidak. Pekan ini terasa seperti turnamen biasa.”
Matsuyama juga akan menghadapi sejumlah pegolf elite pada ajang yang menyediakan total hadiah sebesar US$20 juta ini. Pegolf No.1 Dunia Scotty Scheffler, No.2 Dunia Rory McIlroy, dan Kurt Kitayama sang juara bertahan. Sementara bintang-bintang Asia lainnya termasuk kuartet Korea Tom Kim, An Byeonghun, Kim Siwoo, dan Im Sungjae. Sementara itu, pegolf China Taipei C.T. Pan akan tampil untuk pertama kalinya pada Signature Event, setelah menjadi salah satu dari lima pegolf teratas lewat Aon Swing 5, menyusup tiga besarnya pada Mexico Open at Vidanta.
Meskipun sempat mengalami perih di punggung dalam sepekan terakhir, Matsuyama berniat untuk bisa mengatasinya pekan ini. Penampilannya pekan ini menjadi yang ke-10 secara berturut-turut di Bay Hill, mengikuti ajang yang ditujukan untuk menghormati pemegang 62 gelar PGA TOUR, mendiang Arnold Palmer.
”Rasanya baik-baik saja mengatasi apa yang saya rasakan sejauh ini, tapi punggung saya memang agak sakit dalam empat atau lima hari terakhir, jadi agak sulit sih,” ujar Matsuyama. ”Kalau bisa mengatasinya, saya bisa melakoni latihan dengan baik, dan berlatih di sekitar green dengan lebih baik.”


