Hideki Matsuyama, Xander Schauffele, Collin Morikawa, Tommy Fleetwood, dan Rickie Fowler bakal kembali ke Jepang, kali ini untuk satu-satunya ajang PGA TOUR di Negeri Matahari Terbit tersebut, ZOZO CHAMPIONSHIP.
Sekitar dua bulan sejak perhelatan pesta olahraga terbesar di dunia, sejumlah pegolf papan atas dunia memastikan akan kembali ke Jepang. Juara Masters Tournament 2021 Hideki Matsuyama memastikan bakal kembali ke Accordia Golf Narashino Country Club untuk bersaing pada ajang ZOZO CHAMPIONSHIP mulai tanggal 21-24 Oktober.
Matsuyama tidak akan sendirian. Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 Xander Schauffele, pemegang dua Major Collin Morikawa, bersama Tommy Fleetwood dan Rickie Fowler juga menegaskan komitmen mereka untuk tampil pada edisi ketiga turnamen ini.
”Kami sangat bersemangat menyambut lima bintang golf yang paling menarik dan dikenali dari PGA TOUR untuk turnamen kami buan depan,” ujar Direktur Eksekutif ZOZO CHAMPIONSHIP Travis Steiner. ”Seiring mempersiapkan kembalinya ZOZO CHAMPIONSHIP ke Jepang tahun ini setelah tahun lalu dimainkan di AS, kehadiran dan daya tarik status mereka akan membantu memberikan sepekan penuh aksi golf kelas dunia dan menyoroti satu-satunya ajang PGA TOUR di Jepang ini. Kelima pegolf ini juga sudah meraih begitu banyak sukses dalam karier mereka dan saya yakin mereka akan menampilkan permainan yang menarik untuk menghibur para penggemar olahraga di Jepang dan seluruh dunia.”
ZOZO CHAMPIONSHIP menyuguhkan total hadiah sebesar US$9,95 juta atau sekitar Rp142 milyar, dan menjadi ajang eksklusif bagi 78 pegolf, dimainkan dalam empat putaran tanpa cut-off. Dalam edisi perdana yang dilangsungkan tahun 2019, Tiger Woods meraih kemenangan ke-82 dalam kariernya, menyamai rekor Sam Snead. Dan tahun lalu ajang ini harus dipindahkan ke AS lantaran pandemi COVID-19. Kala itu Patrick Cantlay meraih kemenangan di Sherwood Country Club, di Thousand Oaks, sebagai gelar pertamanya dari empat kemenangan musim 2020-2021, yang berujung pada keberhasilannya menjuarai FedExCup.
Matsuyama sendiri mengaku menantikan kembali ke Jepang dan berniat untuk meraih gelar PGA TOUR ketujuh di negeri sendiri. Setelah menjadi pegolf pria pertama yang memenangkan ajang Major bulan April 2021 lalu, ia menorehkan dua kali finis runner-up pada musim 2020-2021, termasuk ketika nyaris menjuarai World Golf Championships-FedEx St. Jude Invitational di Memphis bulan Juli lalu. Keberhasilannya menjuarai Masters Tournament mendorong Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menganugerahinya Penghargaan Perdana Menteri.

”Setelah finis di tempat kedua di belakang Tiger Woods pada ZOZO CHAMPIONSHIP 2019, target saya ialah bisa finis satu posisi lebih baik ketika kami kembali ke Accordia Golf Narashino Country Club. Bermain di negeri sendiri selalu menjadi hal yang menyenangkan karena saya bersaing di AS hampir sepanjang tahun. Sebagai satu-satunya turnamen PGA TOUR di Jepang, saya berharap menjadi pegolf Jepang pertama yang memenangkan ajang ini dan akan memberikan segalanya untuk bisa bersaing meraih kemenangan,” ujar Matsuyama.
Schauffele juga akan kembali ke Jepang untuk pertama kalinya setelah meraih medali emas Olimpiade bulan Juli lalu. Musim lalu ia delapan kali finis di sepuluh besar, serta finis di posisi kelima pada klasemen akhir FedExCup musim lalu. Bagi Schauffele, keputusan untuk terbang ke Jepang sepertinya bukan sesuatu yang sulit, mengingat ikatannya yang kuat terhadap bangsa ini, di mana kakek-neneknya menetap di Jepang.
”Saya sangat bersemangat bisa mendapatkan kesempatan kembali ke Jepang dan bersaing pada ZOZO CHAMPIONSHIP. Semua orang tahu kedekatan yang keluarga saya miliki dengan Jepang berkat warisan dan fakta bahwa kakek-nenek saya tinggal di sana. Juga, bisa menjuarai medali emas Olimpiade Tokyo bulan Juli telah memperkuat kecintaan saya pada Jepang sehingga saya tak sabar untuk kembali dan bersaing meraih gelar di Narashino,” tegasnya.
Bagi Morikawa, perjalanan ke Jepang bulan depan juga akan menjadi momen yang bagus untuk menciptakan kenangan yang lebih baik, terutama setelah harus mengakui keunggulan C.T. Pan dalam perebutan medali perunggu akhir Juli lalu. Pegolf No.3 Dunia ini telah menjuarai lima gelar PGA TOUR setelah musim lalu menjuarai World Golf Championships-Workday Championship sebagai gelar WGC pertamanya dan The Open Championship sebagai Major keduanya. Setelah finis T22 pada edisi 2019, ia finis T50 pada edisi tahun lalu.
”Dalam beberapa kunjungan ke Jepang, saya menikmati pengalaman berada di sana karena masyarakat Jepang mencintai golf dan mendukung olahraga ini dengan cara yang sangat luar biasa. Saya tak sabar kembali ke sana dan menjadi penantang juara, sesuatu yang bakal sangat bagus untuk mengawali PGA TOUR musim 2021-2022. Pasti bakal sangat bagus juga bisa menambah kemenangan internasional setelah keberhasilan saya pada The Open Championship di Royal St. George’s bulan Juli,” tuturnya.
Fleetwood akan menjadi bintang Eropa pertama yang menegaskan komitmennya untuk ajang ini. Pegolf peringkat 37 dunia ini bakal memanfaatkan turnamen ini untuk meraih kembali kartu PGA TOUR setelah musim lalu ia finis di luar 125 besar. Catatan terbaiknya selama mengikuti ZOZO CHAMPIONSHIP ialah ketika finis T22 pada edisi 2019. Tahun lalu ia finis T57.
”Jepang memainkan peran yang unik dalam sejarah keluarga saya, …. Saya jelas ingin memenangkan ajang ini untuk kakek saya, Tanaka, yang memperkenalkan saya pada olahraga golf.” — Rickie Fowler.
”Bermain pada edisi perdana ZOZO CHAMPIONSHIP tahun 2019 dan bersaing pada Olimpiade Tokyo 2020 bulan Juli lalu benar-benar menjadi pengalaman yang fantastis dan saya tak sabar untuk bisa berada di Jepang lagi. Saya tahu, mempersiapkan turnamen dalam masa-masa yang sulit seperti sekarang bukanlah hal yang mudah dan saya salut untuk ZOZO yang bisa menyiapkan turnamen kelas satu sepertit ini. Permainan saya sendiri sedang bagus dan saya menyukai lapangan di sana dan merasa sangat yakin pada peluang saya untuk meraih kemenangan,” jelas pegolf asal Inggris ini.
Satu nama terakhir, yaitu Fowler, akan selalu menjadi salah satu pemain favorit pilihan penggemar. Setelah mengoleksi lima gelar dengan dua gelar internasional di Skotlandia, Abu Dhabi, dan Korea, Fowler juga bakal mengincar kemenangan pada bulan Oktober mendatang. Seperti halnya Fleetwood, Fowler baru kehilangan kartu PGA TOUR setelah finis di luar 125 besar pada klasemen FedExCup untuk pertama kali dalam kariernya. Ikatan Fowler terhadap Jepang juga sangat kuat, mengingat kakeknya berkewarganegaraan Jepang.
”Saya tak sabar untuk bermain dalam ZOZO CHAMPIONSHIP pertama saya di Jepang. Sangat menyenangkan bermain di Sherwood tahun lalu, tapi saya sangat menantikan pengalaman pertama bermain di hadapan para penggemar yang legendaris di Jepang. Jepang memainkan peran yang unik dalam sejarah keluarga saya, jadi bisa kembali ke sana dan bermain di hadapan para penggemar akan menjadi sesuatu yang sangat spesial buat saya dan keluarga. Saya jelas ingin memenangkan ajang ini untuk kakek saya, Tanaka, yang memperkenalkan saya pada olahraga golf,” tutur Fowler.
Selain diikuti oleh para pegolf papan atas pada FedExCup 2020-2021, para pegolf terbaik Japan Golf Tour Organization, sejumlah pegolf teratas pada Bridgeston Open pada Japan Golf Tour, dan undangan sponsor lainnya akan ikut meramaikan ajang ini. Turnamen ini juga dijadwalkan disiarkan ke 216 negara di seluruh dunia dengan GOLFTV powered by PGA TOUR menyediakan siaran dari platform digital. Seperti tahun-tahuna sebelumnnya, sebagian dari hasil penyelenggaraan ini juga akan disumbangkan.
Sebagai turnamen resmi FedExCup, sang pemenang nantinya akan mendapatkan 500 poin FedExCup dan mendapatkan keanggotaan hingga musim 2023-2024.
Untuk memastikan penyelenggaraan berjalan aman, panitia bekerja sama dengan pemerintah Jepang untuk menghadirkan rencana kesehatan, keamanan, dan pencegahan sehingga memungkinkan para pegolf bisa datanga ke Jepang. Semua aspek turnamen lainnya, termasuk apakah penggemar bakal diperbolehkan menyaksikan langsung di lapangan, akan diumumkan setelah pihak panitia berkonsultasi dengan pemerintah Jepang, prefektur lokal, dan pemerintah kota.


