Jon Rahm memanaskan persaingan pada abrdn Scottish Open dengan menjadi salah satu pimpinan klasemen menuju putaran ketiga.

Jon Rahm melanjutkan performa meyakinkannya dengan menjadi salah satu pimpinan klasemen pada akhir putaran kedua abrdn Scottish Open, ajang Rolex Series kedua dari Race to Dubai 2021.

Pegolf yang kini berstatus No.1 Dunia ini baru saja memenangkan gelar Major pertamanya tiga pekan lalu dengan menjuarai U.S. Open. Momentum spesial tersebut tampaknya masih ia bawa ketika kembali berlaga pada panggung European Tour di The Renaissance Club, North Berwick.

Ia sukses menorehkan skor 29 berkat enam birdie di sembilan hole pertama yang ia mulai dari hole 10. Kartu skornya memang harus tercoreng oleh dua bogey di hole 2 dan 4, namun dua birdie di hole 1 dan 7 membantunya untuk menciptakan persaingan sengit dengan pegolf Belgia Thomas Detry dan pegolf Inggris Jack Senior, yang merupakan pimpinan klasemen pada putaran pertama.

”Menurut saya kami beruntung bisa mendapatkan tujuh, delapan hole pertama karena angin tidak berembus sama sekali. Jadi, ketika Anda memainkan lapangan jenis links tanpa angin, Anda bisa mendapatkan beberapa birdie,” tutur Rahm.

”Saya sungguh menikmati permainan iron yang sedang bagus, bisa memukul bola mendekati lubang, dan meskipun sulit dipercaya, saya bisa mencatatkan 7-under dalam sepuluh hole. Seharusnya saya masih bisa memasukkan beberapa putt lagi (untuk birdie) karena jaraknya juga tidak terlalu jauh.”

 

 

Angin yang mulai berembus di sembilan hole terakhirnya memang mulai memengaruhi permainannya. Rahm mengakui bagaimana jalur awal bolanya mulai berubah ketika memainkan hole 2. ”Karena itulah saya rasa perlu ada penyesuaian sedikit,” ujar Rahm yang sukses mengemas skor total 11-under 131.

Setelah empat kali mencatatkan finis di tempat kedua, termasuk pada ajang Porsche European Open bulaln lalu, Thomas Detry kini mengincar kemenangan pertamanya. Ia membuka peluang tersebut dengan bermain tanpa bogey. Enam birdie yang ia ciptakan kali ini melengkapi skor 5-under 66 yang ia torehkan pada putaran pertama, sekaligus menjadikannya salah satu pimpinan klasemen.

Seperti halnya Rahm, Detry juga bermain luar biasa di sembilan hole pertamanya, yang ia awali dari hole 1. Setelah mencatatkan tiga birdie berturut-turut dari hole 4 dan mencatatkan birdie keempatnya di hole 7, Detry menambah dua birdie lagi di hole 16 dan 17.

”Drive saya sedang bagus dan benar-benar menjadi kunci di lapangan … jika memukul ke bunker dan rough, kondisinya akan lebih sulit dan saya berhasil mempertahankan bola di fairway dan pukulan saya cukup jauha juga. Jadi, itulah kunci untuk menciptakan banyak par dan tanpa bogey,” ujarnya.

”Senang sekali bisa kembali main bagus, memasukkan beberapa putt, dan sungguh senang bisa kembali berada di puncak klasemen.” — Jack Senior.

”Saya sangat menyukai lapangan ini. Ada banyak sensasi positif ketika mulai bermain pekan ini. Saya pikir terakhir kali ke sini saya mendapat skor terendah, salah stau skor terendah bersama Aaron Rai yang kemudian menang.”

Seperti halnya Detry, Senior juga tengah mengusung misi meraih kemenangan pertamanya. Permainannya pada putaran pertama tatkala mencatatkan skor 7-under 64 sempat menjadikannya pimpinan klasemen pada hari pertama. Namun, pada putaran kedua, ia sempat mengalami kesulitan setelah mencatatkan satu-satunya bogey di hole 6.

Beruntung ia mencatatkan dua birdie di sembilan hole pertamanya dan bangkit di sembilan hole berikut dengan tiga birdie lagi.

”Senang sekali bisa kembali main bagus, memasukkan beberapa putt, dan sungguh senang bisa kembali berada di puncak klasemen,” tutur Senior. ”Anda hanya bisa mengendalikan hal-hal yang bisa Anda lakukan, saya sendiri hanya menjalani rutinitas saya, komitmen pada jalur putt dan berharap bolanya bisa masuk, dan Anda takkan pernah tahu di mana posisi Anda pada akhir pekan jika hal-hal tersebut terjadi.”

Sementara itu, bintang golf asal Thailand Kiradech Aphibarnrat, yang memulai putaran pertama dengan dua birdie dan sebuah eagle, melanjutkan performanya dengan menorehkan tiga birdie, namun harus mendapat dua bogey. Pemegang empat gelar European Tour ini untuk sementara berbagi peringkat ke-23 bersama sejumlah pegolf lainnya, termasuk juara pekan lalu Lucas Herbert, Juara Major Collin Morikawa, dan Xander Schauffele.