Dou Zecheng menjadi pegolf Asia keempat yang memastikan kembali ke PGA TOUR melalui kancah Korn Ferry Tour.
Dou Zecheng resmi menjadi pegolf Asia keempat yang bakal berkiprah pada PGA TOUR musim 2022-2023 mendatang. Ia menyusul langkah rekan senegaranya, Yuan Yechun dan duo Korea Kim Seonghyeon dan An Byeonghun yang sudah lebih dulu memastikan kartu Tour impian tersebut.
Kepastian ini ia raih usai menjuarai ajang The Ascendant presented by Blue pada awal Juli lalu. Setelah bermain dengan skor 69, 67, dan 68 dalam tiga putaran, Dou menuntaskan pekan di Colorado itu dengan menorehkan skor 5-under 67. Skor total 17-under 271 itu memberinya kemenangan satu stroke atas Yuan.
Bagi Yuan, finis di tempat kedua sekaligus mengukuhkan posisinya di puncak klasemen peraih poin musim reguler Korn Ferry Tour. Sepanjang musim 2022 ini ia telah empat kali mengemas finis di sepuluh besar, termasuk satu kemenangan.
Dou jelas merasa sangat gembira bisa kembali ke PGA TOUR. Pegolf berusia 25 tahun ini sebelumnya sempat berkiprah pada PGA TOUR selama satu musim, namun harus menghabiskan empat tahun pada Korn Ferry Tour. Perjalanan Dou pada PGA TOUR berjalan singkat lantaran hanya bisa lolos cut dari 23 turnamen yang ia ikuti.
”Sudah pasti saya lebih siap daripada tahun itu (2018) karena saya tidak pernah merasa sekonsisten sekarang ini,” tutur Dou. ”Menurut saya sekarang saya bisa bersaing dengan mereka.”

Kemenangannya awal Juli lalu menjadi yang ketiga setelah tahun 2017 ia menjuarai ajang Digital Ally Open dan The Bahamas Great Exuma Classic tahun 2019. Uniknya, kemenangannya ini justru ia raih setelah tiga kali berturut-turut gagal lolos cut.
”Tahun ini saya memulainya dengan sangat bagus dan tidak pernah meragukan diri sendiri sampai sekitar sebulan setengah yang lalu ketika swing saya mulai berantakan. Namun, pekan lalu menjadi sangat, sangat penting dan saya beristirahat dengan cukup dan mengambil kelas untuk berlatih dan (kemenangan) inilah hasilnya,” ujar Dou.
”Saya gagal lolos cut dalam dua turnamen, dan kemudian pada turnamen ketiga, saya sudah main 6-under dan masih memikirkan soal batas cut, yang adalah 4-under, dan saya malah membuat tiga bogey berturut-turut, dan akhirnya gagal lolos cut dengan selisih satu stroke. Saya menjadi sangat khawatir karena pada Tour ini, persaingan sangat berat dan batas cut itu bisa memengaruhi pikiran begitu besar.”
Pada pertengahan Juli lalu, Dou bermain dengan skor total 15-under 269 pada ajang Memorial Health Championship presented by LRS. Skor tersebut hanya menempatkannya di posisi T35, dengan sang pemenang, Paul Haley II, membukukan skor total 27-under 257. Meskipun bukan posisi yang bagus Dou tidak lagi mengkhawatirkan soal masa depannya.
Toh ia berharap bisa meraih kemenangan lagi pada sisa musim ini sebagai modal berharga menuju persaingan yang bakal lebih berat di panggung PGA TOUR.


