Bank BNI kembali menegaskan dukungannya untuk menjadi sponsor utama Ciputra Golfpreneur Tournament 2024.

Perhelatan BNI Ciputra Golfpreneur Tournament telah menyambut sang juara baru asal Thailand Suteepat Prateeptienchai. Pegolf berusia 29 tahun ini menyalip pimpinan klasemen putaran ketiga, Lloyd Jefferson Go asal Filipina lewat permainan memukau 9-under 63 pada putaran final.

Skor total 21-under 267 yang ia torehkan sekaligus menjadi skor kemenangan terendah sejak turnamen ini digelar pertama kalinya pada tahun 2014. Suteepat juga menjadi pegolf Thailand pertama yang berhasil menjadi juara di Damai Indah Golf BSD Course.

Keberhasilan penyelenggaraan turnamen Asian Development Tour, yang memasuki penyelenggaraan ketujuh ini, tidak terlepas dari kehadiran BNI sebagai sponsor utama. Meski bukan pertama kalinya terlibat dalam gelaran golf profesional, inilah partisipasi pertama bagi bank BUMN ini dalam turnamen yang diprakarsai oleh almarhum Dr. (HC) Ir. Ciputra.

Peran serta BNI ini mendapat apresiasi mendalam dari Ciputra Group dan Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) yang menyelenggarakan turnamen ini. Mewakili Ciputra Group, Candra Ciputra yang juga merupakan salah satu pendiri CGF mengucapkan, ”Apresiasi yang besar kami sampaikan kepada BNI dan kepada seluruh pendukung acara, yaitu Adaro, Gunas Land, Surya Toto, Indofood, serta Asian Development Tour, dan PGATI atas dukungan dan komitmen yang diberikan untuk bersama-sama dengan kami dan Ciputra Golfpreneur Foundation dalam mengembangkan prestasi atlet golf Indonesia melalui kompetisi internasional.

 

Candar Ciputra, Salah satu pendiri Ciputra Golfpreneur Foundation.
Mewakili Ciputra Group, Candra Ciputra, yang juga salah satu pendiri Ciputra Golfpreneur Foundation, mengapresiasi komitmen BNI untuk tiga tahun. Foto: GolfinStyle.

 

”Semoga kompetisi ini dapat membuahkan atlet pegolf profesional baru yang bisa mewakili Indonesia di kancah internasional, sesuai harapan kami bersama dengan Ciputra Golfpreneur Foundation yang terus berkomitmen untuk mengembangkan prestasi para pegolf Indonesia yang nantinya akan banyak membawa bendera Merah Putih di kancah internasional.”

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Dr. H. Zainudin Amali, S.E., M.Si., memuji langkah dan komitmen BNI ini.

”Keikutsertaan dari perusahaan BUMN, seperti BNI, menjadi sesuatu yang sangat positif, walaupun Pak Royke (Tumilaar, Direktur Utama BNI) dan BNI ini punya tanggung jawab dari Menteru BUMN sesuai dengan Desain Besar Olahraga Nasional sebagai pendukung utama di cabang olahraga bulutangkis. Namun, beliau masih mau mengurus olahraga di luar bulutangkis. Ini sesuatu yang sangat luar biasa,” puji Zainudin.

Meskipun sempat dikemukakan dalam jumla pers awal Agustus 2022 lalu, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar kembali menekankan komitmen bank yang ia pimpin untuk penyelenggaraan Ciputra Golfpreneur Tournament hingga 2024.

 

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Dr. H. Zainudin Amali, S.E., M.Si..
Menpora Dr. H. Zainudin Amali, S.E., M.Si., ikut memuji partisipasi BNI untuk terlibat dalam pengembangan olahraga selain bulutangkis. Foto: GolfinStyle.

 

”Pertama-tama, izinkan kami mengutarakan rasa bangga pada kesempatan yang diberikan untuk turut berpartisipasi sebagai sponsor title untuk turnamen ini. Kami berharap turnamen ini bisa memacu para pegolf profesional dan amatir Indonesia untuk mengasah kemampuan dengan lebih baik lagi agar bisa melangkah ke level yang lebih baik,” tutur Royke.

”Dengan BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2022 ini, BNI menambah kontribusi dalam pengembangan olahraga di Indonesia. Kami optimis, bersama Ciputra Golfpreneur Foundation, selama tiga tahun ke depan akan banyak memfasilitasi atlet-atlet golf Indonesia untuk bersaing secara internasional.”

Komitmen BNI untuk turnamen ini masih melanjutkan status turnamen ini sebagai ajang ADT dengan hadiah uang terbesar di Indonesia. Total hadiah yang disediakan sebesar US$110.000 atau sekitar Rp1,6 milyar membuat sang juara berhak membawa pulang hadiah sebesar US$19.500 atau sekitar Rp290 juta.

Pada penyelenggaraan kali ini, Indonesia berhasil menempatkan sebelas atletnya hingga putaran final, Sabtu (24/8) lalu. Dari sebelas atlet tersebut, Matthew Lumbantoruan menjadi satu-satunya atlet amatir yang bermain penuh selama empat hari. Adapun George Gandranata menjadi pegolf profesional terbaik Indonesia dengan finis di peringkat T14.