Anirban Lahiri melanjutkan permainan solidnya untuk bermain pada akhir pekan untuk pertama kalinya pada tahun 2022. Inilah sejumlah catatan dari putaran kedua The American Express.

Musim 2021-2022 ini belum memberikan sesuatu yang membanggakan bagi pegolf India Anirban Lahiri. Juara Indonesian Masters 2014 ini masih berjuang untuk mencatatkan hasil yang mengesankan.

Setelah gagal lolos cut pada turnamen perdananya musim ini dengan hanya bermain 4-under pada ajang Sanderson Farms Championship, awal Oktober 2021 itu, ia seakan bakal memperoleh pekan yang berkesan tatkala mencatatkan skor 65 pada putaran pertama Shriners Children’s Open, sepekan kemudian.

Sayangnya, letupan itu hanya terjadi sekali. Skor 70, 72, dan 71 pada tiga putaran berikutnya hanya cukup untuk menempatkannya di peringkat 64 pada ajang yang akhirnya dimenangkan oleh Im Sungjae itu.

Permainan terbaiknya sejauh ini ialah ketika finis di posisi T40 pada ajang World Wide Technology Championship at Mayakoba. Sekali lagi, ia menampilkan permainan menjanjikan tatkala membukukan skor 67 dan 66 dalam dua putaran pertamanya. Namun, sekali lagi pula ia harus gagal membukukan skor di bawah 70 untuk finis di peringkat yang lebih baik.

Itulah sebabnya, tatlaka ia kembali bermain di bawah 70 dalam dua putaran pertama The American Express pekan ini, pertanyaan yang sama juga bakal kembali mengemuka. Akankah ia mampu mempertahankan permainannya tatkala bermain di Stadium Course dalam dua putaran berikutnya?

 

Will Zalatoris, The American Express 2022
Will Zalatoris menciptakan tujuh birdie berturut-turut untuk meramaikan persaingan The American Express 2022. Foto: Getty Images.

 

Jelas tidak ada yang bisa memastikannya. Namun, lima birdie tanpa bogey pada putaran kedua kemarin (21/1), menyusul skor 69 pada putaran pertama, bisa memberi modal berarti bagi pegolf berusia 34 tahun ini. Skor totalnya, 8-under 136 menempatkannya enam stroke di belakang Patrick Cantlay, yang memimpin klasemen sementara. Dan 36 hole tersisa masih memberinya peluang yang banyak untuk memperbaiki posisinya di klasemen FedExCup—saat ini ia berada di peringkat 191.

Cantlay Bertahan di Posisi Teratas
Tidak ada perubahan berarti di puncak klasemen, kecuali bahwa Cantlay kini memimpin sendirian. Juara FedExCup 2021 ini membukukan skor 4-under 68 saat memainkan lapangan Nicklaus Tournament Course. Enam birdie dengan dua bogey memberinya keunggulan satu stroke atas Tom Hoge yang kemarin (21/1) membukukan skor 66.

Meski bermain tidak sebagus putaran pertama, Cantlay menegaskan dua putaran terakhir yang akan dimainkan di Stadium Course bakal memberinya keuntungan.

”Lapangan itu cocok dengan permainan saya. Kita lihat bagaimana lapangan itu dimainkan besok dengan bertambah kencangnya embusan angin. Kalau bisa memukul bola ke fairway, Anda bisa mendapatkan banyak kesempatan,” jelasnya. ”Mengendalikan bola bakal menjadi sangat penting besok (hari ini) dan menempatkan bola di tempat yang tepat juga akan menjadi kunci untuk mendapatkan skor yang bagus.”

Namun, Rookie of the Year Will Zalatoris tampil dengan permainan paling menonojol. Tujuh birdie berturut-turut dari hole 3 di lapangan Niklaus Tournament Course, melengkapi lima birdie dan hanya satu bogey, tak hanya membuatnya menorehkan skor terendah hari itu, 11-under 61, tapi juga membawanya ke jajaran atas.

 

 

”Saya merasa frustrasi dengan sikap saya kemarin (putaran pertama), saya pikir saya berusaha mencatatkan skor yang bagus di lapangan yang saya tahu bisa saya mainkan dengan jarak pukul saya. Dan membukukan 1-under, dua birdie, sangat mengecewakan,” ujar Zalatoris yang memulai putaran keduanya dengan tertinggal sembilan stroke.

”Jadi, saya tahu kalau kondisi mental saya kurang begitu baik dalam memastikan kalau pukulan saya tidak kurang atau melenceng dari pin, yang biasanya bisa saya bidik. Dan kali ini, saya bisa mendapatkan jarak pukul yang bagus dan memukul jalur yang ditunjukkan Josh Gregory (kedi Zalatoris). Dia bilang, kalau mau mendapatkan skor 64, Anda mesti bersedia menorehkan skor 74, dan jelas saya berhasil melakukannya hari ini.”

Skor total 12-under 132 menempatkannya hanya terpaut dua stroke dari Cantlay. Lanto Griffin (bermain di Stadium Course), Greyson Sigg (Stadium Course), Cameron Young (Nicklaus Tournament Course), dan Joseph Bramlett (La Quinta) juga meramaikan peringkat ketiga.

Sementara itu, Lee Kyounghoon yang kemarin membukukan skor 8-under 64 harus puas dengan skor 1-under 71. Ia sempat menampilkan permainan yang solid di sembilan hole pertama dengan bermain 2-under, namun hanya membukukan satu birdie di sembilan hole berikutnya, plus dua bogey tambahan.

Posisi Lee tersebut masih lebih baik satu stroke daripada sang juara bertahan, Kim Siwoo. Bermain di Nicklaus Tournament Course, ia membukukan skor 68 untuk kedua kalinya dan mencatatkan skor total 8-under 136. Pegolf Korea Selatan lainnya, Im Sungjae, juga menorehkan skor total yang sama dan, seperti halnya Lahiri, akan memulai putaran ketiga dari peringkat 32.