Kemenangan pada ajang Valero Texas Open menjadi kemutlakan bagi Anirban Lahiri untuk mengikuti Masters Tournament pekan depan.
Anirban Lahiri bakal memfokuskan perhatiannya pekan ini untuk menjadi salah satu penantang gelar pada ajang Valero Texas Open. Kemenangan menjadi kemutlakan bagi pegolf India ini jika ingin meraih tempatnya berlaga di Augusta National pada ajang Major pertama tahun ini, Masters Tournament.
Dua pekan silam, mantan pegolf No.1 Asian Tour ini mencapai prestasi terbaiknya selama berkiprah di panggung PGA TOUR. Ia finis sendirian di tempat kedua pada ajang THE PLAYERS Championship. Permainan memukaunya sepanjang pekan tersebut bakal ia butuhkan ketika memulai pertandingan di TPC San Antonio mulai hari ini (31/3).
”Siapa yang tidak membayangkan The Masters? Kami semua memikirkannya,” tutur Lahiri, ”Saya paham kalau saya perlu menang, sama seperti semua orang yang belum memastikan tempatnya di Augusta.”
The Masters akan dilangsungkan pekan depan dengan Hideki Matsuyama sebagai juara bertahannya. Sementara, juara pada ajang Valero Texas Open pekan ini berhak tampil di Augusta National pekan depan, dengan catatan ia belum mendapat spotnya.
Sejauh ini Lahiri sudah dua kali tampil pada ajang Major tersebut. Ia finis T49 dan T42, masing-masing pada tahun 2015 dan 2016. Dan tahun-tahun tersebut merupakan periode ketika ia menampilkan permainan golf terbaiknya. Kini pegolf berusia 34 tahun ini telah kembali menemukan permainan terbaiknya, yang terbukti dengan keberhasilannya di TPC Sawgrass dua pekan silam.
”Saya juga punya kenangan bagus dari tahun lalu mengingat Valero Texas Open merupakan salah satu ajang saya yang menonjol dan saya main sangat bagus, sangat konsisten.”
”Saya tak sabar untuk bisa kembali bertanding. Saya banyak menonton ajang WGC-Dell Technologies Match Play (pekan lalu), banyak teman yang bertanding dan menyaksikannya justru membuat saya sangat ingin kembali ke lapangan dan main golf,” tutur juara Indonesian Masters 2014 ini.
”Saya menikmati sepuluh hari yang menyenangkan di rumah, tapi kami juga mengalami sedikit kesulitan. Putri kami mengalami sedikit infeksi dan kami semua berjuang keras dengan batuk dan flu, tapi kami hampir pulih.”
Menariknya, permainan golf Lahiri justru kembali setelah ia menambahkan 3,5 gram pada clubhead iron-nya. Itu sebabnya, ia mampu mengendalikan bolanya dengan sangat baik di TPC Sawgrass dan membawa pulang hadiah uang terbesar dalam kariernya sejauh ini, US$2,18 juta. Bekal lainnya ialah Lahiri finis di posisi ke-5 pada ajang Valero Texas Open ini tahun lalu.
”Dari sisi perangkat, masalah saya sudah teratasi dan saya berusaha melanjutkan performa. Hanya dengan fakta bahwa saya sudah mendapatkan apa yang saya butuhkan untuk main bagus, dan saya bisa sedikit lebih mempercayai diri saya membuat saya tak lagi perlu berusaha keras dan tinggal membiarkan hasilnya datang sendiri, persis seperti beberapa pekan lalu. Dalam hal proses merelakan dan sekadar bermain, THE PLAYERS merupakan pekan yang penting bagi saya,” jelas pegolf yang kini berada di peringkat 45 pada klasemen FedExCup ini.
”Saya juga punya kenangan bagus dari tahun lalu mengingat Valero merupakan salah satu ajang saya yang menonjol dan saya main sangat bagus, sangat konsisten. Lapangan golfnya susah, terutama ketika angin berembus. Green-nya juga bisa menjadi keras dan licin, dan ini lapangan golf lain yang menuntut drive bola yang baik,” sambungnya.
Lahiri sadar bahwa ia pun mesti memiliki strategi permainan yang baik untuk menghindari membuang pukulan terlalu banyak. Dan ia bakal memulai putaran pertamanya hari ini dengan penuh keyakinan, terutama karena ia telah memiliki rencana permainan yang baik.
”Tinggal mengeksekusi dan menjalaninya saja,” tandasnya.


