PGA TOUR mengumumkan tiga nama pemain yang bakal menjadi pemain terbaik dan pendatang baru terbaik musim 2021-2022.
Menyusul berakhirnya musim 2021-2022, PGA TOUR telah resmi mengumumkan nama-nama pemain yang dinominasikan untuk menjadi PGA TOUR Player of the Year dan Rookie of the Year. Masing-masing penghargaan itu telah mendapat tiga nominator, sebagaimana difinalisasikan oleh para Direktur Pemain PGA TOUR dan anggota dari Player Advisory Council (PAC).
Nominasi untuk penerima Jack Nicklaus Award, penghargaan bagi PGA TOUR Player of the Year jatuh kepada Rory McIlroy, Scottie Scheffler, dan Cameron Smith. Sedangkan nominator Arnold Palmer Award adalah Kim Joohyung, Sahith Theegala, dan Cameron Young.
Player of the Year dan Rookie of the Year ini akan ditentukan berdasarkan pemungutan suara dari para anggota, khususnya anggota PGA TOUR yang mengikuti minimal 15 ajang FedExCup pada musim 2021-2022. Pemungutan suara ini akan ditutup pada hari Jumat, 9 September mendatang, persis pukul 17:00 ET, sedangkan pemenangnya akan diumumkan kemudian.
Berikut para nominator untuk PGA TOUR Player of the Year.

Rory McIlroy
McIlroy menuai musim yang sukses. Dari 16 turnamen yang ia ikuti sepanjang musim 2021-2022 ini, tiga di antaranya ia tuntaskan dengan kemenangan. Pertama lewat ajang THE CJ CUP @ SUMMIT, menyusul RBC Canadian Open, dan terakhir ia menjuarai TOUR Championship untuk menjadi pegolf pertama yang berhasil memenangkan FedExCup sebanyak tiga kali (2016, 2019, dan 2022). Dari sisi statistik, McIlroy menorehkan skor rata-rata 68,670, yang merupakan skor rata-rata terendah PGA TOUR sejak Tiger Woods (68,670) pada tahun 2009. Total ia juga sepuluh kali masuk sepuluh besar dan 14 kali lolos cut.
Scottie Scheffler
Pegolf berusia 26 tahun asal Dallas, Texas ini mengikuti 25 turnamen sepanjang musim yang baru lalu ini. Ia menjadi salah satu pemain yang kredibilitasnya diragukan lantaran tak kunjung meraih kemenangan. Sampai ia menjuarai WM Phoenix Open, Arnold Palmer Invitational presented by Master Card, World Golf Championships-Dell Technologies Match Play, dan tentu puncaknya dengan meraih gelar Major pertamanya pada ajang Masters Tournament. Meskipun ia akhirnya harus finis di tempat ke-2 pada FedExCup musim ini, ia tercatat sebelas kali masuk sepuluh besar dan 21 kali lolos cut. Skor rata-ratanya ialah 69,293, yang menempatkannya di peringkat keempat untuk kategori tersebut.
Cameron Smith
Inilah sosok paling kontroversial dari ketiga nominator Player of the Year kali ini. Keputusannya beralih ke LIV Golf hampir pasti akan memengaruhi pemungutan suara nanti. Akan tetapi, ia memang layak menjadi salah satu calon kuat lantaran telah menjuarai tiga gelar PGA TOUR dari total 18 turnamen yang ia ikuti. Ia mengawalinya dengan menjuarai Sentry Tournament of Champions, disusul dengan THE PLAYERS Championship, dan diakhiri dengan The Open Championship. Peringkat FedExCup-nya mungkin jauh dari McIlroy dan Scheffler, hanya di peringkat 20, namun ia mencatatkan skor rata-rata terbaik kedua setelah McIlroy dengan rata-rata 69,203. Dari 18 turnamen, tujuh kali ia masuk sepuluh besar dan 15 kali ia bermain penuh selama empat putaran.
Adapun nama-nama berikut menjadi calon untuk meraih Rookie of the Year

Kim Joohyung
Pemuda sensasional berusia 20 tahun ini hanya mengikuti sebelas turnamen PGA TOUR dan meraih gelar Wyndham Championship dengan tambahan dua kali masuk sepuluh besar pada ajang Genesis Scottish Open (peringkat 3) dan Rocket Mortgage Classic (7). Ia finis di peringkat 35 FedExCup dan berhasil masuk 25 besar dalam enam turnamen, serta sepuluh kali lolos cut. Semula ia bergabung dengan PGA TOUR dengan kategori Keanggotaan Khusus Sementara menyusul The Open Championship.
Sahith Theegala
Theegala menjadi salah satu pemain favorit penggemar di Amerika, yang beberapa kali nyaris mewujudkan kemenangan. Dari 32 turnamen yang ia ikuti, ia mencapai sepuluh besar dalam lima kesempatan, termasuk tatkala ia finis T2 pada ajang Travelers Championship dan T3 pada WM Phoenix Open. Ia berhasil menembus TOUR Championship dengan menempati peringkat 28 pada klasemen FedExCup. Musim lalu pegolf berusia 24 tahun ini berhasil masuk 25 besar dalam 11 turnamen yang ia ikuti, dan bermasih lolos cut dalam 26 turnamen.
Cameron Young
Tujuh kali masuk sepuluh besar, dengan lima kali finis di tempat kedua dari 25 turnamen menjadi prestasi dari pegolf berusia 25 tahun ini. Secara mengejutkan ia nyaris menjuarai ajang Sanderson Farms Championship, The Genesis Invitational, Wells Fargo Championship, The Open Championship, dan Rocket Mortgage Classic, di mana pada tiap turnamen itu ia finis di tempat kedua. Prestasinya membawa Young ke peringkat 19 FedExCup dan bermain pada TOUR Championship. Total ia lolos cut dalam 18 turnamen dan 12 kali masuk 25 besar.
Jika musim lalu Jack Nicklaus Award diraih oleh Patrick Cantlay berkat empat kemenangan yang ia raih, plus gelar FedExCup, sementara Will Zalatoris meraih Arnold Palmer Award, di antaranya berkat finis sendirian di tempat kedua pada Masters Tournament, siapakah yang akan membawa pulang penghargaan tersebut pada tahun ini?


